Di tengah ramainya pembahasan anggaran, Ketua Badan Anggaran DPR RI Said Abdullah punya usulan yang cukup mengejutkan. Ia ingin agar penerima subsidi LPG 3 kilogram diverifikasi menggunakan sidik jari atau retina mata. Tujuannya jelas: memastikan bantuan itu benar-benar sampai ke tangan yang berhak.
Usulan ini muncul sebagai tanggapan atas wacana pengurangan subsidi BBM yang dinilai membebani APBN. Said, yang juga Ketua DPP PDIP, tegas menyatakan penolakannya.
Begitu kata Said saat ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Senin lalu. Menurutnya, masalah utamanya terletak pada distribusi yang selama ini dinilai melenceng.
Lalu, bagaimana caranya? Said menekankan bahwa sekadar mengandalkan data pemerintah saja tidak cukup. Perlu ada mekanisme verifikasi yang lebih ketat dan personal di lapangan.
Artikel Terkait
Jadwal Salat di Jakarta Hari Ini, Imsak Pukul 04.27 WIB
Gibran Soroti Pentingnya Modernisasi Alat untuk Dukung Petani Muda di Kupang
Anjloknya KA Bangunkarta di Brebes Kacaukan Lalu Lintas, 27 Perjalanan KA Dibatalkan dan Terhenti
Hakim Pertimbangkan Permohonan Tahanan Rumah untuk Nadiem Makarim