JAKARTA Fenomena joki untuk sistem perpajakan Coretax yang ramai ditawarkan di media sosial akhirnya mendapat respons langsung dari Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa. Tawaran-tawaran itu, salah satunya dari akun @irilrahmanr di Threads, mengiklankan jasa pengurusan Coretax hingga pelaporan SPT Tahunan dengan tarif mulai Rp50 ribu. Menurut Purbaya, maraknya praktik ini tak lepas dari kelemahan desain sistem itu sendiri.
“Dalam ekonomi, kalau ada kesempatan pasti ada yang masuk ke situ,” ujarnya.
Ia mengakui, desain Coretax saat ini dinilai kurang ramah untuk pengguna awam. Kondisi inilah yang kemudian dimanfaatkan sejumlah pihak untuk membuka bisnis jasa perantara. “Desain agak sulit dipakai orang biasa. Sehingga ada joki atau software interface yang bisa merubah Coretax dengan orang-orang,” tambah Purbaya saat ditemui di Kemenko Perekonomian, Jakarta Pusat, Senin (6/4/2026).
Menariknya, Purbaya mengaku baru menyadari masalah ini sekitar sebulan terakhir. Ia merasa ada yang janggal. “Jadi seperti Coretax diciptakan kelemahan supaya ada bisnis di tengah,” katanya, menyoroti kemungkinan celah yang sengaja atau tidak justru melahirkan model usaha baru.
Namun begitu, ia menegaskan bahwa pemerintah tak akan tinggal diam. Perbaikan sistem akan segera dilakukan agar masyarakat bisa mengakses Coretax secara langsung, tanpa perlu bantuan joki. “Sekarang terlalu cepat, terlalu pendek waktunya kita betulin,” tuturnya.
Purbaya pun menutup pembicaraan dengan komitmen singkat namun tegas. “Nanti saya beresin,” janjinya. Tampaknya, pemerintah serius ingin menutup celah yang justru memunculkan masalah baru ini.
Artikel Terkait
Rusia Tewaskan Empat Warga Sipil dalam Serangan Rudal Hipersonik ke Ukraina, Zelensky Sebut Intelijen Deteksi Ancaman Rudal Oreshnik
Polisi Turun Tangan Usai Viral Monyet Dirantai di Lampu Merah Margonda Depok
Wakil Kepala BGN: Keberlanjutan Makan Bergizi Gratis Tergantung Pengawas Gizi dan Juru Masak
Arsenal Juara Premier League 2025/2026, Akhir Penantian 22 Tahun