Pertandingan di Stadion London, Rabu malam itu, benar-benar bikin deg-degan. West Ham United yang jadi tuan rumah harus gigit jari setelah kalah adu penalti dari Leeds United di babak perempat final FA Cup. Laga yang digelar 5 April 2026 ini berakhir imbang 2-2 sampai waktu tambahan habis, sebelum akhirnya Leeds menang 4-2 dari titik putih.
Dari menit pertama, suasana sudah panas. Kedua tim sama-sama ngotot, menunjukkan betapa mereka ingin sekali melangkah ke semifinal kompetisi paling legendaris di Inggris itu.
Leeds Berhasil Mendahului
Di tengah tekanan, justru Leeds yang lebih dulu membuka keran gol. Menit ke-26, Tanaka sukses menaklukkan kiper West Ham setelah menerima umpan matang dari Okafor. Gol itu langsung bikin hening sebagian penonton.
Tekanan West Ham makin bertambah. Beberapa pelanggaran keras terjadi, salah satunya melibatkan Aaronson dan Nmecha yang berakhir dengan kartu kuning. Hingga jeda, skor 1-0 untuk keunggulan tim tamu bertahan.
Babak Kedua: Drama Dimulai
Setelah istirahat, West Ham langsung keluar dengan nafas baru. Dan baru saja babak kedua dimulai, mereka langsung menyamakan kedudukan! Hanya butuh 46 detik, Pablo sudah membobol gawang Leeds. Skor 1-1!
Pertandingan jadi makin terbuka dan sengit. Kedua pelatih sibuk melakukan rotasi pemain, mencari formula untuk mencetak gol kemenangan. Leeds sempat unggul lagi, tapi West Ham nggak mau menyerah. Di detik-detik penghabisan injury time, tepatnya menit 90 6, Disasi A. menyodok bola ke gawang Leeds. 2-2! Stadion meledak. Gol ini memaksa pertandingan masuk ke babak tambahan waktu.
Babak Tambahan yang Mencekam
Di extra time, kelelahan mulai terlihat. Tapi tensi justru makin tinggi. Ada satu bola yang sempat masuk ke gawang, tapi wasit sudah lebih dulu meniup peluit untuk offside. Kontroversi pun sempat mewarnai. Upaya kedua tim untuk mencari gol penentu akhirnya mentah, skor 2-2 bertahan sampai peluit panjang babak tambahan berbunyi.
Artikel Terkait
Frankfurt Gagal Pertahankan Keunggulan, Köln Bangkit untuk Raih Poin 2-2
Petrokimia Gresik Sapu Bersih Jakarta Electric PLN 3-0 di Final Four Proliga
Keputusan Tahanan Rumah Yaqut Picu Gelombang Permohonan Serupa di KPK
Tokoh Madura Islah Bahrawi: Teror Aktivis Tamparan Keras bagi Demokrasi