Pemprov DKI Akui Validasi Pengaduan JAKI Pakai Foto AI, Kelurahan Ditegur

- Senin, 06 April 2026 | 00:35 WIB
Pemprov DKI Akui Validasi Pengaduan JAKI Pakai Foto AI, Kelurahan Ditegur

Budi menegaskan, setiap laporan warga itu penting untuk perbaikan layanan publik. Karena itu, integritas dalam menindaklanjutinya adalah harga mati.

“Kami sangat menyesalkan kejadian ini karena mencoreng nama baik dan kinerja para petugas di lapangan yang selama ini telah bekerja dengan dedikasi tinggi dan responsif,”

katanya.

“Kami mengimbau masyarakat untuk terus melaporkan permasalahan di wilayahnya. Kami juga sangat mengapresiasi apabila masyarakat turut mengecek hasil tindak lanjut dan memberikan masukan untuk perbaikan ke depan,”

sambung Budi.

Lantas, bagaimana cerita awalnya?

Masalah ini ramai setelah seorang pengguna Threads bernama @seinsh mengeluh. Ia mengaku sudah protes langsung, lapor ke kelurahan, tapi masalah parkir liar di Pasar Rebo itu tak kunjung selesai. Frustasi, ia coba laporkan lewat JAKI. Hasilnya? Malah dikirimi foto editan AI sebagai bukti penyelesaian.

Dua foto yang diterima @seinsh itu memang mencurigakan. Foto pertama menunjukkan mobil terparkir liar. Foto kedua, mobilnya menghilang. Tapi tampilannya janggal, seperti hasil olahan digital, bukan jepretan di lokasi kejadian.

"Ngurus masalah parkir liar di jalan kelurahan itu gimana ya? Warga protes langsung ke pelaku tidak berhasil, udah lapor ke tingkat kelurahan tidak selesai dan coba lapor lewat JAKI malah dikasih bukti palsu hasil edit AI (terlampir). Ada prosedur lain nggak ya?"

tulis @seinsh dalam unggahannya yang kemudian viral.

Editor: Erwin Pratama


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar