Kejadian ugal-ugalan di Gunung Sahari, Jakarta Pusat, Rabu lalu, ternyata menyimpan temuan yang tak kalah mengejutkan. Polisi mengungkap ada empat pasang pelat nomor berbeda yang ditemukan di dalam mobil Toyota Calya hitam yang sempat membuat ricuh lalu lintas itu. Saat ini, temuan pelat-pelat itu masih didalami lebih lanjut.
Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Komarudin, menjelaskan rinciannya saat dikonfirmasi Kamis (26/2/2026).
"Di dalam mobilnya ditemukan 4 pasang TNKB berbeda angka, dua pelat B, 1 pelat G, 1 pelat B," ujarnya.
Keempat pelat nomor yang dimaksud adalah B-1235-NIL, B-2932-BZF, G-1877-ZZ, dan D-1640-AHB. Lalu, untuk apa semua pelat itu dibawa? Pertanyaan itu masih menjadi misteri. Satreskrim Polres Metro Jakarta Pusat masih mengusutnya.
"Untuk pelat nomor ini masih kami dalami untuk apa," kata Komarudin singkat.
Selain tumpukan pelat, ada barang lain yang ikut disita. Dua senjata tajam dan sebuah senjata api mainan turut ditemukan di dalam mobil. Menurut Komarudin, temuan-temuan lain ini juga sedang dikembangkan penyelidikannya oleh tim Reskrim Jakarta Pusat.
Pengemudi Sudah Berstatus Tersangka
Pria berinisial HM (25), sang pengemudi Toyota Calya, kini resmi berstatus tersangka. Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Reynold EP Hutagalung, menegaskan hal itu.
"Sudah (jadi tersangka)," katanya.
Dari sisi hukum, tersangka ini dijerat dengan Pasal 311 Undang-Undang Lalu Lintas. Kombes Komarudin, dalam kesempatan terpisah, menyebutkan pasal yang dikenakan mencakup ayat 1, 2, dan 3. Pasal itu mengancam hukuman penjara hingga empat tahun atau denda miliaran rupiah, tergantung tingkat kerusakan dan korban yang diakibatkan.
Kronologi kejadiannya sendiri bermula di Jalan Dr. Sutomo, dekat halte busway Pasar Baru. Sekitar pukul lima sore Rabu itu, mobil HM melaju ugal-ugalan dan nekat melawan arus. Aksi nekatnya berakhir dengan sejumlah tabrakan.
Akibatnya, beberapa kendaraan mengalami kerusakan. Bahkan, seorang pengendara motor dilaporkan menderita luka-luka karena ulah si pengemudi. Situasi yang sempat mencekam di pusat kota itu akhirnya bisa diamankan setelah mobil HM berhasil dihentikan.
Artikel Terkait
Polisi Bekuk Pasutri Otak Penipuan Wedding Organizer di Jakarta Timur Usai Buron
Presiden Prabowo Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila 2026, Tegaskan Pancasila Fondasi Pemersatu Bangsa
Jaehyun BOYNEXTDOOR Alami Cedera Pergelangan Kaki Jelang Rilis Album Perdana, Agensi Batasi Aktivitas Panggung
ART Tewas Dianiaya Majikan Gegara Charger Jam Tangan Hilang di Bogor