PSM Makassar akhirnya cuma bisa meraih satu poin usai ditahan imbang Persis Solo. Laga pekan ke-26 Liga 1 2025/2026 itu berakhir dengan skor 1-1 di kandang sendiri, sebuah hasil yang jelas mengecewakan bagi skuat Juku Eja.
Harus diakui, babak pertama mereka tampil gemilang. Permainan mengalir, serangan tajam, dan penguasaan lapangan nyaris sempurna. Optimisme meraih kemenangan pun terpancar jelas, apalagi mereka berhasil unggul lebih dulu sebelum turun minum. Segalanya berjalan sesuai rencana.
Namun begitu, segalanya berubah setelah istirahat.
Babak Kedua yang Menyedihkan
Intensitas mereka tiba-tiba anjlok. Permainan yang tadinya agresif jadi datar dan kehilangan gigi. Persis Solo, yang sebelumnya tertekan, melihat celah ini dan mulai bangkit. Momentum pun berpindah tangan.
Pelatih Ahmad Amiruddin tak menampik fakta itu. Ia mengaku timnya kehilangan fokus dan konsistensi di babak penentu.
"Kita kebobolan karena kesalahan sendiri. Ini menjadi evaluasi penting bagi tim,"
ungkapnya dalam konferensi pers. Menurutnya, pergantian pemain yang dilakukan justru tak membawa dampak positif, malah memicu kekacauan yang berujung gol penyama kedudukan lawan.
Soal Mental, Bukan Cuma Teknik
Lebih dalam, Amiruddin menyentuh persoalan yang mungkin lebih pelik: mentalitas. Ia merasa ini adalah pekerjaan rumah besar yang belum tuntas.
Artikel Terkait
Drama Injury Time, Dortmund Hancurkan Stuttgart 0-2
Polda Sumsel Kerahkan 2.671 Personel Amankan Ibadah Paskah
Real Madrid Tumbang Dramatis di Kandang Mallorca
Jakarta Pertamina Enduro Kalahkan Popsivo Polwan 3-1, Lolos ke Grand Final Proliga 2024