Ledakan di El Adeisse, Lebanon selatan, kembali menorehkan luka. Tiga prajurit TNI kita yang bertugas di bawah bendera UNIFIL, pasukan perdamaian PBB, dilaporkan mengalami luka-luka. Insiden Sabtu (3/4) itu seolah mengingatkan pada betapa rawannya wilayah konflik tersebut.
Merespon kejadian ini, Wakil Ketua Komisi I DPR Dave Laksono mendesak pemerintah untuk melakukan evaluasi total. Fokusnya adalah keselamatan prajurit Indonesia di medan yang tak pernah benar-benar aman.
“Setiap insiden yang menimpa prajurit TNI di Lebanon menjadi bahan evaluasi menyeluruh bagi TNI, Kementerian Pertahanan, Kementerian Luar Negeri, dan Perserikatan Bangsa-Bangsa,” tegas Dave, Minggu (5/4/2026).
Ini bukan kali pertama. Sebelumnya, tiga prajurit TNI telah gugur akibat ledakan serangan Israel. Kini, tiga prajurit lagi berguguran dalam daftar korban luka. Situasinya memang memprihatinkan.
Lalu, apakah penarikan pasukan menjadi solusi? Dave menyoroti hal itu. Menurutnya, keputusan semacam itu tak bisa diambil sembarangan.
Artikel Terkait
BTS Telkomsel Akhirnya Oper di Desa Kajai, Akhiri Masa Blank Spot Pariaman
Ekspor CPO Indonesia Melonjak 26,4%, Namun Konflik Timur Tengah Ancam Permintaan Global
Megawati Ajak Umat Hayati Makna Paskah untuk Kehidupan Berbangsa
Kardinal Suharyo Serukan Pertobatan Ekologis dalam Misa Paskah di Katedral Jakarta