Ahli Serukan Penggunaan BBM Bijak sebagai Tanggapan Krisis Geopolitik dan Iklim

- Minggu, 05 April 2026 | 22:15 WIB
Ahli Serukan Penggunaan BBM Bijak sebagai Tanggapan Krisis Geopolitik dan Iklim

Di sisi lain, krisis energi global yang terjadi sekarang ini seharusnya jadi titik balik. Saat harga melambung atau pasokan seret, masyarakat otomatis dipaksa untuk memikirkan ulang kebiasaan konsumsi mereka yang selama ini dianggap biasa saja.

"Ini momentum untuk berubah. Kita tidak bisa terus mengandalkan sumber energi yang terbatas dan merusak lingkungan,” ucap Amanda.

Dia juga menggarisbawahi satu hal penting. Dampak konsumsi BBM berlebih ternyata tak cuma soal lingkungan. Kualitas hidup manusia pun taruhannya.

Polusi udara makin pekat, risiko penyakit pernapasan bertambah, dan tekanan terhadap ekosistem kian berat. Dalam jangka panjang, semua ini bakal memengaruhi hal-hal mendasar: ketersediaan air bersih, ketahanan pangan, bahkan stabilitas ekonomi.

"Yang sering kita lupakan, generasi mendatang akan menanggung beban terbesar dari keputusan kita hari ini. Jadi mari kita mulai bersikap bijak dalam menggunakan BBM hari ini,” pungkasnya.

(NIA DEVIYANA)

Editor: Lia Putri


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar