Libur Panjang Jumat Agung, 30 Ribu Penumpang Berangkat dari Stasiun Daop 1 Jakarta

- Jumat, 03 April 2026 | 22:50 WIB
Libur Panjang Jumat Agung, 30 Ribu Penumpang Berangkat dari Stasiun Daop 1 Jakarta

JAKARTA – Libur panjang Jumat Agung kemarin, 3 April 2026, ramai sekali di sejumlah stasiun kereta api ibukota. Dari wilayah Daop 1 Jakarta saja, tercatat lebih dari 30 ribu penumpang memulai perjalanan mereka. Angkanya tepatnya 30.304 orang. Tujuannya pun beragam, mulai dari kota-kota besar di Jawa hingga daerah penyangga.

Pasar Senen dan Gambir, seperti biasa, jadi titik paling sibuk. Dari Pasar Senen, 12.390 penumpang berangkat. Sementara Gambir menyusul dengan 9.439 orang. Tapi jangan salah, stasiun lain seperti Jatinegara, Bekasi, sampai Karawang dan Cikampek juga ramai oleh calon penumpang. Pergerakannya signifikan, tak kalah hiruk-pikuk.

Di sisi lain, arus kedatangan justru lebih tinggi. Total 35.372 penumpang tiba di stasiun-stasiun Daop 1. Lagi-lagi, Pasar Senen memimpin dengan 13.587 kedatangan, disusul Gambir yang mencatat 8.612 penumpang.

Kalau dilihat dari rentang 2 sampai 6 April, trennya naik-turun. Puncak arus keberangkatan ternyata terjadi sehari sebelumnya, tanggal 2 April, dengan jumlah mencapai 37.309 penumpang. Menurut data yang ada, total kursi yang disediakan untuk jarak jauh selama periode itu mencapai 226.225. Tiket yang laku terjual sekitar separuhnya, tepatnya 113.219 tiket. Artinya, okupansi berada di kisaran 50 persen.

Dari segi layanan, kelas ekonomi komersial masih paling diminati dengan 54.677 tiket terjual. Eksekutif menyusul di posisi kedua (38.561 tiket), lalu ekonomi PSO sebanyak 18.522 tiket.

Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, menyebut masih ada peluang dapat tiket. “Selama periode long weekend ini, KAI Daop 1 Jakarta masih menyediakan cukup banyak tempat duduk bagi masyarakat yang ingin bepergian menggunakan kereta api,” katanya.

Editor: Raditya Aulia


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar