Suasana mencekam sempat menyelimuti Jalan Andong II di Palmerah, Jakarta Barat, Rabu pagi lalu. Dua maling motor nekat membobol garasi rumah seorang warga. Aksi mereka, yang terjadi sekitar pukul delapan pagi, ternyata tak berjalan mulus. Pemilik motor dan tetangga sekitar berhasil memergoki.
Warga pun langsung bergerak. Mereka berusaha menggagalkan pencurian itu dengan menarik motor yang hendau dibawa kabur. Dalam keributan itu, salah satu pelaku sampai terjatuh. Tapi, situasi langsung berubah drastis.
Pelaku lainnya tiba-tiba mengeluarkan senjata api. Tanpa banyak basa-basi, dia melepaskan tembakan ke arah kerumunan warga.
"Pada saat ada yang bantu, warga ketembak kakinya sama senjatanya itu, seperti itu," jelas Kapolsek Palmerah, Kompol Gomos Simamora.
Korban tembakan itu langsung dilarikan. Untungnya, kabar terbaru soal kondisinya cukup menggembirakan.
Dirreskrimum Polda Metro Jaya, Kombes Iman Imanuddin, menyampaikan perkembangan itu dalam jumpa pers di Mapolda, Senin (12/1/2026).
"Alhamdulillah, kondisinya semakin hari semakin membaik. Mudah-mudahan beliau segera diberikan kesembuhan dan kesehatan," kata Imanuddin.
Dia juga tak lupa mengapresiasi sikap warga. Menurutnya, keberanian dan kepekaan masyarakat dalam menjaga lingkungan adalah hal yang luar biasa.
"Apresiasi kami dari Polda Metro Jaya atas keberanian yang luar biasa dan kepekaan terhadap lingkungan, kesadaran untuk menjaga lingkungan, Jaga Jakarta ini yang sangat luar biasa partisipasi dari masyarakat," imbuhnya.
Usai kejadian, polisi langsung memburu para pelaku. Tim Jatanras Polda Metro Jaya dikerahkan, bekerja sama dengan polres dan polsek setempat. Hasilnya, tiga orang berhasil diamankan dalam waktu beberapa hari.
Pengejaran berakhir di dua kota berbeda. Vebran Vernando (33) ditangkap di sebuah homestay di Yogyakarta pada Jumat (9/1). Rekannya, Robi Candra (43), berhasil diringkus di Cimahi, Jawa Barat, dini hari Sabtu (10/1).
Tak cuma kedua penembak itu, polisi juga menangkap seorang lain. Dia berinisial AA (31), yang diduga membantu proses penadahan motor hasil curian.
"Para tersangka dibawa ke Subdit Umum Jatanras PMJ untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut," ujar Kasubdit Jatanras, AKBP Abdul Rahim, sehari sebelum jumpa pers.
Sekarang, ketiganya menghadapi proses hukum. Sementara warga Palmerah bisa sedikit lega, meski trauma atas insiden tembak-menembak di pagi hari itu mungkin masih tersisa.
Artikel Terkait
Paus Leo XIV Serukan Rekonsiliasi dan Damai dalam Kunjungan Apostolik ke Aljazair
Yusril Buka Opsi Peradilan Koneksitas untuk Kasus Penyiran Andrie Yunus
Gencatan Senjata 10 Hari Israel-Lebanon Resmi Berlaku
IPB University Selidiki Dugaan Pelecehan Seksual di Lingkungan Fakultas Teknik