Penembakan di Festival Old West End Toledo, Sejumlah Korban Dilarikan ke Rumah Sakit

- Minggu, 07 Juni 2026 | 07:55 WIB
Penembakan di Festival Old West End Toledo, Sejumlah Korban Dilarikan ke Rumah Sakit

Penembakan terjadi di dekat perhelatan Old West End Festival di Toledo, Ohio, Amerika Serikat, pada Sabtu sore waktu setempat, dan polisi hingga kini masih memburu para pelaku. Insiden yang berlangsung sekitar pukul 17.30 itu mengakibatkan sejumlah orang terkena tembakan, meskipun jumlah pasti korban luka maupun kondisi mereka belum diumumkan secara resmi.

Kepolisian Toledo, melalui unggahan di Facebook, menyatakan bahwa banyak korban telah dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan. Pihak berwenang juga meminta masyarakat untuk menjauhi area sekitar lokasi kejadian selama proses penyelidikan berlangsung. Sejumlah personel kepolisian masih disiagakan di tempat untuk mengamankan situasi.

Old West End Festival sendiri merupakan acara tahunan yang digelar selama dua hari di kawasan bersejarah Toledo. Kawasan tersebut dikenal memiliki salah satu koleksi rumah bergaya Victoria terbesar di Amerika Serikat. Rangkaian acara dimulai dengan parade pada Sabtu pagi, dilanjutkan dengan pertunjukan musik langsung dan pasar makanan yang menarik banyak pengunjung.

Sementara itu, dua orang pengunjung festival menuturkan pengalaman mereka saat insiden terjadi. Mereka sedang menikmati acara ketika suara tembakan beberapa kali terdengar dan kepanikan mulai menyebar. Keduanya menggambarkan situasi di lokasi sebagai kekacauan, sebagaimana disampaikan kepada stasiun televisi lokal WTOL, afiliasi CNN.

“Begitu saya mendengar teriakan, ‘Semua mundur’, semua orang berjatuhan dan saling bertabrakan. Saya tidak bisa melihat apa yang terjadi, tidak bisa melihat apa pun,” ujar seorang pria yang meminta identitasnya dirahasiakan.

Pria lain yang berada bersamanya, yang juga enggan disebutkan namanya, mengatakan ia mendengar setidaknya sepuluh kali suara tembakan. Hingga berita ini diturunkan, polisi masih melakukan penyelidikan dan belum memberikan pernyataan lebih lanjut mengenai motif atau jumlah pelaku yang terlibat.

Editor: Lia Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar