"Total kapasitas angkut yang kami sediakan sebanyak 50,2 juta lebih. Angka itu naik sekitar 4 persen dibanding tahun kemarin," jelas Karina.
Khusus untuk Commuter Line Jabodetabek, operasional hariannya mencapai 1.065 perjalanan. Dengan kapasitas hampir 47,1 juta, diprediksi akan ada sekitar 19 juta orang yang memanfaatkannya.
"Itu artinya ada kenaikan sekitar 1 persen dari angka pengguna Angleb tahun sebelumnya," katanya.
Di sisi lain, integrasi antar moda transportasi kini semakin mudah. Stasiun-stasiun Commuter Line sudah terhubung dengan MRT, LRT Jabodebek, Bus TransJakarta, hingga transportasi daring. Buat yang mau praktis, Kartu Multi Trip (KMT) bisa dipakai untuk bayar di semua moda tadi.
(Nur Ichsan Yuniarto)
Artikel Terkait
Mentan Zulhas Pastikan Konflik Timur Tengah Tak Pengaruhi Ketahanan Pangan Nasional
Laba Bersih Bank Jago Melonjak 114% pada 2025, Didorong Pertumbuhan Nasabah
RUU Hak Cipta Usulkan Karya Jurnalistik Dilindungi Hak Eksklusif dan Royalti
Pemerintah Rencanakan Pagar Raksasa untuk Atasi Konflik Gajah-Manusia di Way Kambas