Kerusakan ini punya konsekuensi langsung. Pesawat GA 176 dinyatakan grounded, tidak layak terbang untuk sementara. Dampak berantainya, penerbangan lanjutan pesawat yang sama, yakni GA 179 rute Pekanbaru menuju Jakarta, terpaksa dibatalkan. Ribet, kan? Jadwal pun berantakan.
Nah, untuk mengatasi penumpukan penumpang yang sudah menunggu, pihak bandara dan Garuda bergerak cepat. Mereka mengatur ulang perjalanan para penumpang yang terkena dampak pembatalan itu.
Solusinya, penumpang dialihkan ke maskapai lain. Mereka yang seharusnya terbang ke Jakarta via Cengkareng, akhirnya diberangkatkan menggunakan pesawat Citilink nomor penerbangan QG 033 dengan rute menuju Halim Perdanakusuma.
"Alhamdulillah, proses pengalihan berjalan lancar. Penumpang yang sedianya terbang dengan Garuda telah diberangkatkan menggunakan pesawat Citilink pada pukul 19.12 WIB," jelasnya.
Insiden ini tentu mengganggu, tapi setidaknya penanganannya berjalan relatif mulus. Investigasi mendalam masih terus berlangsung untuk mengungkap apa yang sebenarnya terjadi pada hidung pesawat Garuda itu.
Artikel Terkait
Menhub Jelaskan Kenaikan Harga Tiket Pesawat Saat Mudik, Janjikan Extra Flight
11 Titik Genangan Lumpuhkan Sejumlah Ruas Jalan di Jakarta
Joey Pelupessy Beri Stabilitas, SK Lommel Imbangi Kortrijk
Menteri PU Buka Suara Soal Mundurnya Dua Dirjen, Tersangkut Dugaan Korupsi dan Pelanggaran Berat