Joey Pelupessy Beri Stabilitas, SK Lommel Imbangi Kortrijk

- Minggu, 08 Maret 2026 | 13:40 WIB
Joey Pelupessy Beri Stabilitas, SK Lommel Imbangi Kortrijk

Laga sengit antara SK Lommel dan Kortrijk di Liga Belgia berakhir dengan skor 1-1. Di tengah pertarungan itu, ada satu nama yang meski datang dari bangku cadangan, berhasil memberi warna: Joey Pelupessy. Gelandang Timnas Indonesia itu baru masuk di menit ke-58, menggantikan Nicolas Rommers, tapi pengaruhnya langsung terasa.

Stadion di Lommel itu sendiri masih dingin ketika Joey melangkah ke lapangan. Dia tak butuh waktu lama untuk beradaptasi. Dalam durasi 32 menit itu, statistiknya cukup berbicara. Dua kali menang duel, ditambah sekali intersepsi penting yang memutus serangan lawan. Tapi yang paling mencolok justru soal operan bola.

Akurasinya sempurna, seratus persen. Jarang sekali ada pemain yang bisa menjaga distribusi bola dengan tingkat presisi setinggi itu, apalagi di tengah tensi laga yang masih panas.

"Ratingnya 6,6 menurut data statistik. Angka yang lumayan untuk waktu bermain yang terbatas,"

begitu kira-kira catatan dari pemantau performa pemain. Memang, angka itu mungkin tak fantastis, tapi kontribusinya jauh lebih dari sekadar angka. Joey memberikan stabilitas yang dibutuhkan lini tengah Lommel di babak kedua, sesuatu yang tak selalu terukur.

Di sisi lain, hasil imbang ini cukup berarti untuk peta persaingan. Poin yang didapat mengukuhkan posisi SK Lommel di peringkat keempat klasemen sementara, dengan 46 poin dari 27 pertandingan. Rekor mereka sejauh ini: 13 menang, tujuh imbang, dan tujuh kalah. Posisi mereka di papan atas masih cukup aman, tapi persaingan tetap ketat.

Lomba belum usai. Tantangan berikutnya sudah menunggu. Pada 12 Maret mendatang, Lommel dijadwalkan berjumpa dengan Jong KAA Gent. Pertandingan itu akan jadi ujian lain, dan peran pemain seperti Joey Pelupessy pasti kembali dinantikan. Apakah dia akan mendapat menit bermain lebih banyak? Itu pertanyaan untuk pelatih. Yang jelas, penampilan singkatnya melawan Kortrijk sudah meninggalkan kesan.

Editor: Raditya Aulia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar