Hujan deras yang mengguyur Jakarta sejak semalam ternyata meninggalkan bekas yang cukup serius. Pagi ini, sejumlah ruas jalan ibukota masih terendam, mengacaukan arus lalu lintas. Polda Metro Jaya mencatat, setidaknya ada sebelas titik genangan yang tersebar dari Jakarta Barat hingga Jakarta Selatan.
Menurut pantauan petugas di lapangan, kondisi ini muncul akibat curah hujan dengan intensitas tinggi. Kompol Robby Hefados dari Ditlantas Polda Metro Jaya mengonfirmasi hal tersebut.
“Dari pantauan kami ada sekitar 11 titik banjir di ruas jalan Jakarta,” ujar Robby, Minggu (8/3/2026).
Jakarta Barat jadi salah satu wilayah yang cukup terdampak. Di Jalan Daan Mogot, tepatnya dari depan Satpas hingga Samsat Barat, genangan memaksa pengendara hanya bisa memakai lajur paling kanan. Situasi serupa terlihat di Perempatan Ring Road Kembangan, dengan air setinggi 30 centimeter. Lajur kanan lagi-lagi jadi satu-satunya pilihan.
Namun begitu, ada titik yang kondisinya lebih mengkhawatirkan. Jalan menuju Pospol Meruya, tepatnya di depan Komplek Meruya Indah, terendam air hingga 50 cm. “Saat ini belum bisa dilintasi oleh kendaraan,” tegas Robby. Genangan dengan ketinggian serupa juga melumpuhkan kawasan Kemang Utara, di Jakarta Selatan.
Wilayah selatan lainnya tak kalah parah. Depan Gandaria City, air menggenang setinggi 40 cm. Kendaraan umum pun terpaksa mencari celah.
"Kendaraan hanya bisa lalui jalur Transjakarta," katanya.
Beberapa lokasi lain yang ikut tergenang adalah Komplek Pondok Karya, Jalan Swadarma Raya, dan Jalan Bintaro Permai 4. Di Bintaro Permai 4 ini, genangan bahkan dilaporkan mencapai 60 cm sungguh dalam. Sementara di Tendean, arah menuju Santa, arus lalu lintas dialihkan ke lajur kanan karena genangan sekitar 30 cm.
Menyikapi hal ini, personel lalu lintas dikerahkan ke titik-titik rawan. Tugas mereka mengatur arus dan memberikan arahan. Robby menjelaskan upaya yang dilakukan timnya.
"Kami dari direktorat lalu lintas selalu berupaya untuk berada di lokasi melakukan imbauan dan pengaturan bagi masyarakat yang masih bisa dilintasi, maka kami akan memberikan pelayanan kepada masyarakat untuk mengarahkan lajur mana yang bisa dilintasi," jelasnya.
Untuk jalan yang benar-benar tak bisa dilewati, langkah penutupan dan pengalihan rute langsung diambil. “Bagi yang tidak bisa dilintasi kami akan lakukan penutupan jalan dan mengalihkan kendaraan yang akan melintasi ke jalan lain yang memungkinkan,” tambahnya.
Di akhir pernyataannya, Robby mengimbau masyarakat untuk bersikap waspada. Dia menyarankan agar warga mengecek kondisi rute perjalanan sebelum berangkat. Tujuannya jelas: agar perjalanan lebih aman dan terkendali.
"Supaya kita semua bisa mengetahui mana rute-rute atau jalur yang bisa dilalui dengan baik," pungkas Robby.
Artikel Terkait
Pemerintah Targetkan Pembangkit Sampah Kurangi 33.000 Ton Limbah Harian pada 2029
Media China Yakin Timnas U-17 Lolos dari Grup Neraka Menuju Piala Dunia
PM Australia Apresiasi Komitmen Ekspor Pupuk Urea 250.000 Ton dari Indonesia
Sopir Angkot Melawan Arus di Kampung Rambutan, Berujung Pengeroyolan dan Penangkapan