Di ruang sidang Pengadilan Tipikor Jakarta, Selasa (13/1), sebuah julukan mengejutkan kembali mencuat. Cepy Lukman Rusdiana, mantan Plt Kasubdit di Kemendikbudristek, mengungkap bahwa buron kasus korupsi Chromebook, Jurist Tan, dikenal luas di kantornya sebagai 'Bu Menteri'. Julukan itu, menurut Cepy, beredar di kalangan pegawai dan pimpinan. Ia menggambarkan sosok Jurist yang punya pengaruh sangat besar.
"Berdasarkan informasi dari teman-teman kantor dan pimpinan kami, bahwa 'Bu Menteri' ini ya menteri sesungguhnya Jurist Tan gitu loh," jelas Cepy di hadapan hakim.
"Karena punya kekuasaan yang hampir sama dengan Pak Menteri."
Hakim anggota Andi Saputra pun mendalaminya. "Julukan 'Bu Menteri' ini maksudnya bagaimana? Bukannya istrinya ya?" tanyanya.
"Bukan itu maksudnya," jawab Cepy. "Untuk menunjukkan bahwa dia sangat powerful."
Tak cuma julukan. Kekuasaan Jurist disebut sampai ke level yang tak biasa. Dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP) Cepy yang dibacakan di sidang, terungkap bahwa staf khusus Mendikbudristek Nadiem Makarim itu bahkan bisa berbicara secara 'lu-gue' kepada sang menteri. Itu terjadi di hadapan banyak pejabat.
"Saksi pernah dengar atau gimana?" tanya jaksa menyelidik.
"Itu informasi dari pimpinan," ujar Cepy. Tapi saat didesak, ia mengaku pernah mendengarnya sendiri. "Pernah," katanya singkat.
Artikel Terkait
Trump Akui Kemungkinan Korban Jiwa AS dalam Serangan Gabungan ke Iran
Eskalasi Timur Tengah Ganggu Penerbangan dari Bali ke Qatar dan UEA
Sekjen PBB Kecam Eskalasi Militer AS-Israel dan Iran, Desak Penghentian Segera
Presiden Prabowo Harapkan Harmoni Imlek dan Ramadan Bawa Kedamaian