Warga di kawasan Flyover Arif Rahman Hakim, Beji, Depok, sempat dihebohkan oleh penemuan benda yang diduga kuat sebagai mayat bayi, Jumat (5/6/2026) sore. Kepanikan pun meluas hingga aparat kepolisian diterjunkan ke lokasi untuk melakukan penyelidikan awal. Namun, setelah melalui pemeriksaan forensik yang teliti, dugaan tersebut sirna benda yang dikira jasad manusia itu ternyata adalah bangkai seekor kucing.
Peristiwa yang memicu keresahan warga itu terjadi sekitar pukul 15.30 WIB. Kanit Reskrim Polsek Beji, Iptu Ahmad Lailatul, menjelaskan bahwa pihaknya pertama kali menerima laporan melalui call center 110. Laporan tersebut menyebutkan adanya dugaan penemuan mayat bayi di bawah flyover, yang langsung direspons dengan prosedur penanganan temuan jenazah.
“Sesampainya di sana kita bawa, telepon ambulans terus untuk dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Brimob Kelapa Dua,” ujar Iptu Ahmad kepada wartawan, Minggu (7/6).
Tim kepolisian yang tiba di tempat kejadian perkara (TKP) segera mengamankan area dan menghubungi ambulans untuk mengevakuasi benda tersebut. Prosedur standar penanganan temuan yang diduga bagian dari tubuh manusia pun dijalankan, termasuk membawa benda itu ke Rumah Sakit Bhayangkara Brimob, Kelapa Dua, Depok, untuk pemeriksaan lebih lanjut oleh tim forensik.
Hasil pemeriksaan forensik kemudian mengungkap fakta yang mengejutkan sekaligus melegakan. Benda tersebut bukanlah manusia, melainkan bangkai seekor kucing yang masih memiliki ekor. Temuan ini langsung diklarifikasi oleh pihak kepolisian untuk meredakan kegaduhan di masyarakat.
“Setelah sampai di sana ternyata hasil dari forensik, tim forensik itu bukan manusia, ternyata seekor kucing yang mempunyai buntut. Nah, kemudian kita klarifikasi kepada media bahwa di sini, bukan manusia melainkan seekor diduga kucing,” tutupnya.
Artikel Terkait
BPBD Cianjur Pastikan Tak Ada Kerusakan Akibat Gempa M 3,5 yang Guncang Cilaku
Polisi Tangkap Tiga Remaja Pelaku Pembacokan di Underpass Tambun Bekasi, Satu Pelaku Masih Buron
Prabowo Dorong Siswa SRMP 17 Tabanan Belajar Keras Demi Angkat Derajat Orang Tua
MPR dan PPI Kaltim Gelar Lomba Baris-Berbaris untuk Tanamkan Nilai Kebangsaan di Tengah Era Digital