Keputusan kontroversial steward MotoGP mendiskualifikasi pembalap Leopard Racing, Adrian Fernandez, dalam enam balapan awal musim ini membawa dampak berantai yang menguntungkan Veda Ega Pratama. Pembalap muda Indonesia dari Honda Team Asia itu pun naik ke posisi ketiga klasemen sementara Moto3 2026.
Adrian Fernandez, adik dari Raul Fernandez yang berlaga di MotoGP bersama Trackhouse Racing, sejatinya tampil impresif di enam seri pertama. Ia berhasil mengoleksi 90 poin dan bercokol di peringkat ketiga, hanya terpaut 55 angka dari pemuncak klasemen, Maximo Quiles. Namun, performa gemilang itu harus pupus setelah penyelidikan mengungkap adanya pelanggaran teknis pada mesin motornya.
Kasus ini bermula ketika Direktur Teknis MotoGP, Danny Aldridge, menemukan kejanggalan pada segel kawat mesin yang digunakan Adrian Fernandez dalam empat seri pertama. Segel tersebut dinilai tidak sesuai dengan prosedur standar yang ditetapkan penyelenggara. Temuan itu kemudian ditindaklanjuti melalui pemeriksaan menyeluruh yang melibatkan inspeksi fisik, analisis bukti dari pabrikan, serta investigasi terhadap sistem penyegelan mesin.
Dari hasil penyelidikan, steward MotoGP menyimpulkan bahwa sistem segel resmi telah dirusak dan mesin sempat dibuka tanpa izin yang sah. Padahal, dalam regulasi Moto3, setiap pembalap hanya diperkenankan menggunakan enam mesin sepanjang musim. Sebelum dipakai, seluruh mesin wajib didata dan disegel pihak penyelenggara untuk memastikan tidak ada perubahan spesifikasi di luar ketentuan.
Penyegelan itu berfungsi menjaga integritas mesin sekaligus mencegah pergantian komponen penting tanpa pengawasan resmi. Beberapa bagian yang masuk dalam pengawasan ketat antara lain crankshaft beserta bearing-nya, connecting rod, piston, ring piston, pin piston, katup dan pegas katup, hingga camshaft.
Tidak hanya mesin yang digunakan pada empat seri awal, steward MotoGP juga melakukan pemeriksaan terhadap unit mesin lain yang dipakai Adrian Fernandez pada seri kelima dan keenam musim ini di Le Mans serta Barcelona. Hasil investigasi menunjukkan adanya indikasi manipulasi serupa pada mesin tersebut.
Akibat hukuman yang diterima Adrian Fernandez, Veda Ega Pratama yang awalnya finis keempat di Prancis, naik podium di Sirkuit Le Mans. Perolehan poin dan posisi pembalap berusia 17 tahun itu pun meroket. Kini, Veda berada di peringkat ketiga klasemen sementara dengan 71 poin.
Hari ini, Minggu (7/6/2026) pukul 16.00 WIB, Veda Ega Pratama akan kembali turun lintasan pada seri kedelapan Moto3 2026 yang digelar di Sirkuit Batalon, Hungaria. Kesempatan untuk memperkokoh posisinya di klasemen pun terbuka lebar.
Artikel Terkait
Suporter Persija Sambut Antusias Rumor Shin Tae-yong, Pengumuman Resmi Dijadwalkan 8 Juni
Rachel Allessya Rose dan Febi Setianingrum Tersingkir di Semifinal Indonesia Open 2026 Usai Dikalahkan Ganda China
Alfeandra Dewangga Dikabarkan Tinggalkan Persib, Arema FC Jadi Tujuan Utama
Veda Ega Pratama Start Posisi 9 di Moto3 Hungaria Usai Gagal Pertahankan Kecepatan di Kualifikasi