Jumat pagi itu, Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar mendapat kabar mengejutkan. Ia baru mengetahui pengunduran diri Iman Rachman dari posisi Dirut BEI. Uniknya, informasi itu justru ia dapatkan dari siaran digital YouTube. "Baru tahu tadi pagi, saya lihatnya di YouTube," ujar Mahendra di Gedung BEI, Jakarta.
Dalam konferensi persnya, dia dengan tegas menjamin satu hal: OJK sama sekali tidak ikut campur dalam keputusan Iman untuk mundur. Padahal, mundurnya Iman terjadi di tengah situasi panas, ketika IHSG anjlok lebih dari 8 persen dalam dua hari dan sempat dibekukan perdagangannya.
Menurut Mahendra, Iman menyampaikan pengunduran dirinya langsung kepada Inarno Djajadi. "Penyampaiannya kepada Pak Inarno, ya," jelasnya singkat. Inarno sendiri adalah Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal di OJK.
Kebetulan, Inarno juga hadir di lokasi yang sama. Ia menyatakan menghormati pilihan Iman Rachman. Keputusan untuk mundur di tengah gejolak pasar itu, kata Inarno, adalah sebuah bentuk tanggung jawab moral.
Meski pucuk pimpinan berubah, Inarno meyakinkan bahwa hal ini takkan membuat pasar ikut goncang.
"OJK memastikan pengunduran diri tersebut tidak mengganggu operasional bursa," katanya dengan tenang.
Lantas, apa langkah selanjutnya? OJK akan segera menunjuk seorang Pelaksana Tugas Direktur Utama BEI. Tujuannya jelas, untuk menjaga agar roda operasional dan kebijakan strategis bursa tetap berjalan mulus. Semuanya akan dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku.
Artikel Terkait
Laba Bersih PTBA Melonjak 104,8 Persen di Kuartal I-2026 Meski Pendapatan Stagnan
Paradise Indonesia (INPP) Cetak Laba Rp44 Miliar di Kuartal I-2026, Segmen Komersial Jadi Motor Pertumbuhan
Wall Street Beragam di Tengah Reli Bulanan, S&P 500 dan Nasdaq Catat Kenaikan Terbaik Sejak 2020
Wall Street Berakhir Campur Aduk, S&P 500 Catat Kenaikan Bulanan Terbesar Sejak 2020