Jasamarga Catat Kepadatan di Sejumlah Ruas Tol Jabodetabek Jelang Tengah Malam

- Jumat, 01 Mei 2026 | 00:05 WIB
Jasamarga Catat Kepadatan di Sejumlah Ruas Tol Jabodetabek Jelang Tengah Malam

Malam sudah larut, tapi jalan tol di Jakarta dan sekitarnya masih saja macet. Ya, kepadatan kendaraan masih terjadi meski waktu sudah menunjukkan menjelang tengah malam. Penyebab utamanya? Tingginya volume kendaraan yang melintas, seperti biasa.

Menurut laporan dari Jasamarga, kepadatan paling parah terjadi di Tol Dalam Kota, atau yang biasa disebut Dalkot. Arah Cawang, misalnya, jadi salah satu titik yang paling merasakan dampaknya. Antrean kendaraan di sana panjang banget.

"23.30 WIB Tol_DalamKota Slipi KM 11 - Senayan KM 09 PADAT, kepadatan volume lalin. Semanggi KM 08 - Tebet KM 03 PADAT, kepadatan volume lalin," begitu bunyi keterangan resmi Jasamarga di akun X mereka, @PTJASAMARGA, pada Kamis (30/4/2026) malam.

Di sisi lain, arah sebaliknya juga nggak kalah parah. Kepadatan terpantau di kawasan Pancoran yang mengarah ke Kuningan, Jakarta Selatan. Nah, kalau yang ini penyebabnya agak berbeda bukan cuma volume kendaraan, tapi ada pekerjaan perbaikan jalan yang sedang berlangsung.

"23.30 WIB Tol_DalamKota Pancoran KM 04 - Kuningan KM 05 100 PADAT, ada pekerjaan perbaikan jalan di lajur 1/kiri," tulis mereka lagi.

Malam long weekend begini, kemacetan ternyata juga merembet ke Tol Jagorawi, tepatnya di pintu keluar Cibubur. Menurut Jasamarga, kepadatan di tol ini dipengaruhi oleh kondisi jalan arteri yang juga ikut-ikutan padat. Jadi, efeknya berantai, gitu.

"23.30 WIB Tol_Jagorawi Cimanggis - Keluar Cibubur Junction PADAT, kepadatan di jalan arteri. GUNAKAN jalur alternatif," imbau Jasamarga.

"23.30 WIB Tol_Jagorawi Cipayung - Keluar Cibubur PADAT, kepadatan di jalan arteri. GUNAKAN jalur alternatif," tambah pernyataan mereka.

Jadi, buat yang masih di jalan atau berencana melintas, saran sih cari jalur lain aja. Daripada kejebak macet sampai larut, mending putar balik atau lewat jalan alternatif. Lumayan, kan, buat ngirit waktu dan bensin.

Editor: Agus Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar