BRILink Agen di Grobogan Ubah Kios Pupuk Jadi Pusat Layanan Keuangan Desa

- Rabu, 04 Maret 2026 | 16:35 WIB
BRILink Agen di Grobogan Ubah Kios Pupuk Jadi Pusat Layanan Keuangan Desa

Di sisi lain, situasi itu justru memperluas perannya. Rumiatun tak cuma jadi agen transaksi, tapi juga guru keuangan informal. Ia dengan sabar memberi pemahaman tentang manfaat menabung di bank dan bertransaksi secara formal. Perlahan, kepercayaan warga tumbuh. Kiosnya menjadi lebih dari sekadar tempat jual-beli; ia menjadi pusat ekonomi dan keuangan warga.

Setelah delapan tahun menjalani peran ini, Rumiatun merasa bersyukur. Ia berterima kasih pada BRI atas kesempatannya membantu masyarakat. Harapannya ke depan sederhana: mengoptimalkan layanannya dan memperluas jaringan pelanggan. Baginya, kunci utamanya adalah pelayanan yang konsisten, jujur, dan amanah.

Upaya seperti yang dilakukan Rumiatun ini sejalan dengan visi yang digaungkan institusi. Direktur Micro BRI, Akhmad Purwakajaya, dalam kesempatan terpisah menyebut bahwa keterlibatan masyarakat sebagai agen adalah bagian dari strategi menciptakan sharing economy dan mendorong inklusi keuangan.

“Peran BRILink Agen tersebut kini telah bertransformasi, dari penyedia layanan transaksi menjadi lifestyle micro provider. Hal tersebut menggambarkan konsistensi BRI dalam membangun ekosistem keuangan yang inklusif dan memberdayakan,” pungkas Akhmad.

Hingga akhir 2025, jumlah agen seperti Rumiatun telah melampaui 1,1 juta, tersebar di puluhan ribu desa termasuk di daerah-daerah yang terpencil sekalipun. Mereka adalah ujung tombak yang menghidupkan denyut ekonomi di garis depan.

Editor: Dewi Ramadhani


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar