Pabrik VinFast Subang Akhirnya Beroperasi
Setelah menunggu sekitar 17 bulan, pabrik VinFast di Subang akhirnya resmi berjalan. Kehadirannya ini bukan sekadar soal bangunan baru. Lebih dari itu, ini adalah bentuk nyata komitmen perusahaan asal Vietnam itu untuk bermain serius di pasar kendaraan listrik Indonesia, sekaligus pijakan untuk menguatkan posisi di kancah global.
Di sisi lain, langkah ini tentu membawa angin segar bagi penyerapan tenaga kerja lokal. CEO VinFast Asia, Pham Sanh Chau, menegaskan hal itu.
"Misi kami di pabrik Subang adalah untuk memperkuat kelebihan kompetitif VinFast, mencapai tingkat lokalisasi kendaraan, dan menciptakan ribuan pekerjaan berkualitas tinggi bagi pekerja lokal. Kami ingin berkontribusi untuk target pertumbuhan ekonomi Indonesia 8 persen,"
Ucap Pham Sanh Chau saat peresmian di Subang, Jawa Barat, Senin (15/12/2025). Baginya, peresmian ini adalah wujud janji mereka kepada pemerintah Indonesia.
Apresiasi pun datang dari Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto. Menurutnya, kisah sukses VinFast di negerinya sendiri patut jadi pelajaran.
"Sebetulnya Indonesia harus belajar dari Vinfast. Saya monitor di Vietnam, Vinfast itu berhasil mengalahkan berbagai merek, termasuk merek Jepang, sehingga Vinfast menjadi nomor 1 di Vietnam,"
katanya. Airlangga melihat langkah VinFast ini bisa menjadi contoh bagus dalam membangun citra mobil nasional yang tangguh.
Pembangunan pabrik yang dimulai pertengahan 2024 lalu itu punya kapasitas produksi cukup besar: 50 ribu unit per tahun. Mereka juga berencana menyerap tenaga kerja, mulai dari 1.000 hingga 3.000 orang. Lumayan, kan?
Fasilitas di dalamnya terbilang lengkap. Ada Body Shop, area perakitan umum atau General Assembly Shop, Paint Shop, dan tentu saja area pengujian. Intinya, proses produksi dari awal sampai akhir bisa dilakukan di sana.
Lalu, mobil apa yang bakal pertama kali keluar dari pabrik ini? Jawabannya adalah VF 3, mobil listrik mungil yang cocok untuk mobilitas urban. Rencananya, model-model terbaru lainnya akan menyusul kemudian. VinFast sepertinya tak mau setengah-setengah.
Jadi, ini baru awal. Perjalanan mereka di Indonesia baru saja dimulai.
Artikel Terkait
Gempa Magnitudo 6,0 Guncang Sumba Barat, BMKG Pastikan Tidak Berpotensi Tsunami
Tingkat Pengangguran Indonesia Turun ke 4,68 Persen pada Februari 2026, BPS Catat Penambahan 1,9 Juta Pekerja Baru
BPS Rilis Indeks Baru, Industri Manufaktur Nasional Ekspansi di Kuartal I-2026
Ekonomi RI Tumbuh 5,61 Persen di Kuartal I-2026, Ditopang Industri dan Konsumsi Domestik