Pelatih Liverpool, Arne Slot, mengakui timnya memerlukan perbaikan besar meskipun ia memahami bahwa para petinggi klub kemungkinan akan memberinya waktu hingga musim depan untuk membuktikan kemampuan. Pengakuan ini muncul di tengah catatan buruk yang menempatkan Liverpool pada titik terendah dalam 113 tahun terakhir, sebuah situasi yang bahkan membuat legenda klub, Jamie Carragher, mengungkapkan kekhawatirannya terhadap arah perjalanan tim.
Setelah menggelontorkan dana sebesar 440 juta poundsterling atau setara dengan 505 juta euro untuk mendatangkan sejumlah pemain bintang, Liverpool dipastikan akan mengakhiri musim ini tanpa satu pun trofi. Lebih dari itu, The Reds masih harus berjuang keras untuk bisa finis di posisi lima besar klasemen akhir Liga Inggris. Namun, berdasarkan informasi dari sumber internal, pemilik klub, Fenway Sports Group (FSG), diperkirakan tetap akan mempertahankan manajer pada bursa transfer musim panas mendatang. Keputusan ini didasari oleh keyakinan bahwa musim ini merupakan tahun transisi dan Slot dinilai telah melampaui ekspektasi saat membawa Liverpool meraih gelar juara di musim pertamanya.
Kekalahan telak di Old Trafford pada hari Minggu lalu menjadi kekalahan ke-18 Liverpool di semua kompetisi musim ini. Catatan tersebut juga menandai bahwa anak asuh Slot hanya mampu mengumpulkan dua poin dari 24 poin yang diperebutkan saat bertanding tandang melawan tim-tim yang berada di paruh atas klasemen Premier League. Sebuah fakta yang lebih memilukan lagi, untuk pertama kalinya sejak musim 1912/1913 atau 113 tahun silam, Liverpool harus menelan kekalahan kandang dan tandang dari dua klub Manchester dalam satu musim yang sama.
Meski berada di bawah tekanan, pelatih asal Belanda itu diperkirakan tetap akan bertahan pada musim panas ini. Slot sendiri menyadari sepenuhnya bahwa perbaikan mutlak diperlukan. “Saya tidak akan mengatakan khawatir adalah kata yang tepat, tetapi saya sepenuhnya menyadari fakta bahwa kami membutuhkan tiga poin,” ujarnya menanggapi perjuangan timnya untuk mengamankan tempat di lima besar. “Itulah mengapa saya sangat kesal karena kami tidak mendapatkannya (melawan Manchester United). Meskipun kami tidak pantas mendapatkan poin-poin ini di babak pertama, itu sudah jelas,” tegasnya.
Menurut Slot, saat timnya berhasil menyamakan kedudukan menjadi 2-2 setelah sempat tertinggal 2-0, seharusnya mereka bisa pulang dengan hasil yang positif. “Kami tahu sebelum pertandingan bahwa kami memiliki empat kesempatan untuk mendapatkan tiga poin untuk lolos ke Liga Champions. Sekarang hanya tersisa tiga kesempatan,” tandasnya. Senada dengan sang pelatih, kapten tim Virgil van Dijk juga mengakui bahwa musim ini jauh dari standar yang diharapkan. “Ini musim yang sangat mengecewakan – musim yang tidak dapat diterima bagi kami,” kata Van Dijk usai kekalahan di Old Trafford.
“Ini sulit, tetapi kita tidak boleh merasa kasihan pada diri sendiri sama sekali. Kita harus membalikkan keadaan dan memastikan hal-hal ini tidak terjadi. Ini bukan Liverpool,” lanjutnya. “Kita masih punya tiga pertandingan lagi, lalu Piala Dunia, dan akan ada pengaturan ulang. Kita harus menyadari bahwa musim depan, musim ini tidak dapat diulangi. Ini tidak dapat diterima,” tandasnya. Sementara itu, legenda klub Jamie Carragher mengaku khawatir dengan apa yang akan terjadi selanjutnya di Liverpool dan menyarankan bahwa pergantian manajer mungkin bukan sebuah keputusan yang buruk.
“Kita sekarang berada dalam situasi di mana kita melihat tim-tim yang sedang mencari manajer. Real Madrid, Manchester United, kita belum yakin. Chelsea juga sedang mencari manajer,” kata Carragher di Sky Sports. “Ketiga klub yang baru saja kita sebutkan itu memecat manajer mereka di tengah musim. Mereka akhirnya mendapatkan (Alvaro) Arbeloa yang belum pernah melatih sebelumnya, (Michael) Carrick, yang pernah berada di Middlesbrough, dan (Liam) Rosenior yang masih muda, yang merupakan lompatan terlalu besar bagi mereka,” katanya. “Mungkin manajer-manajer besar itu tidak ada saat ini, angka-angka tersebut tidak tersedia. Xabi Alonso adalah orang yang membuat penggemar Liverpool berpikir ‘kita tidak ingin kehilangan dia.’ Apakah saya khawatir tentang arah Liverpool? Ya, saya khawatir. Saya katakan di luar siaran, hal besar yang akan terjadi adalah apa yang mereka lakukan di lini tengah,” tegasnya.
Artikel Terkait
Manchester United Ajukan Tawaran Kontrak ke Gelandang Atalanta Ederson
Borneo FC Incar Kemenangan atas Persita demi Jaga Asa Juara, Bek Asing Klaim Tim Tanpa Tekanan
Megawati Hangestri Kembali Masuk Skuad Hyundai Hillstate, Status Transfer Masih Misterius
Degradasi Semen Padang ke Liga 2, Anggota DPR Ungkap Krisis Finansial Akut