Tekanan Suporter Membesar, Masa Depan Pelatih PSM Makassar Dipertanyakan

- Selasa, 03 Maret 2026 | 15:30 WIB
Tekanan Suporter Membesar, Masa Depan Pelatih PSM Makassar Dipertanyakan

MAKASSAR – Suasana di kalangan suporter PSM Makassar mulai memanas. Bukan tanpa sebab, tim kebanggaan mereka terlihat limbek dalam beberapa pekan terakhir. Bayangkan saja, dari dua belas pertandingan terakhir di Super League, cuma satu kemenangan yang berhasil direngkuh Juku Eja. Performa yang benar-benar bikin frustrasi.

Kekalahan terbaru di Stadion Gelora BJ Habibie, Parepare, Senin (2/3/2026) seolah jadi puncak gunung es. Ditekuk Persita Tangerang dengan skor 2-4 di kandang sendiri, itu jelas pukulan telak. Akibatnya, sorotan tajam kini mengarah ke sosok pelatih, Tomas Trucha. Mosi tidak percaya mulai bergema dari tribun.

Kalau kamu buka media sosial, terutama akun Instagram resmi klub (@psm_makassar), keributan itu nyata. Kolom komentar dipenuhi suara sumbang dari netizen dan loyalis. Tagar TruchaOut bertebaran di mana-mana, menandai berakhirnya masa bulan madu antara sang pelatih asal Ceko itu dengan para pendukung fanatik.

Kemana Hilangnya Jiwa Spartan?

Alasan kegelisahan ini jelas. PSM, yang dulu dikenal garang dan sulit ditaklukkan di kandang, sekarang tampak kehilangan arah. Permainannya datar, tanpa greget. Beberapa hal krusial jadi sorotan. Trucha dituding gagal menghadirkan variasi dalam menyerang.

Strateginya dianggap terlalu gampang ditebak lawan. Akibatnya, lini depan PSM terlihat tumpul. Bahkan semangat juang khas PSM yang legendaris itu seakan menguap. Belum lagi soal rotasi pemain dan pemilihan starting eleven-nya yang sering bikin geleng-geleng kepala. Banyak keputusan yang dianggap janggal oleh pengamat lokal.

Gemuruh dari Dunia Maya

Di salah satu unggahan klub baru-baru ini, ribuan komentar pedas membanjiri laman. Suara-suara kritis itu datang dari berbagai kalangan, termasuk pendukung garis keras.

"Outmi saja Trucha. Biarmi pelatih lokal saja," tulis akun @rhng_.

Editor: Hendra Wijaya


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar