Trump Klaim Khamenei Tewas dalam Serangan Gabungan AS-Israel, Ancam Lanjutkan Operasi Militer

- Minggu, 01 Maret 2026 | 08:15 WIB
Trump Klaim Khamenei Tewas dalam Serangan Gabungan AS-Israel, Ancam Lanjutkan Operasi Militer

Namun begitu, ancaman operasi militer tetap menganga. Trump menegaskan bahwa serangan udara berat dan presisi akan terus dilakukan, mungkin sepanjang minggu, atau selama yang diperlukan. Tujuannya, katanya, ambisius: mencapai perdamaian di Timur Tengah, bahkan di seluruh dunia.

Latar belakang klaim Trump ini adalah eskalasi kekerasan yang sudah memanas. Sebelumnya, Iran sendiri disebut-sebut telah melancarkan serangan balasan di sejumlah titik di Timur Tengah seperti Dubai, Doha, Bahrain, dan Kuwait lokasi-lokasi yang diketahui memiliki kehadiran militer AS atau sekutunya.

Korban jiwa pun berjatuhan. Di pihak Iran, laporan media setempat menyebut lebih dari 200 orang tewas. Salah satu insiden paling tragis adalah serangan udara yang menghantam sebuah sekolah perempuan, menewaskan sedikitnya 85 orang di dalamnya. Situasinya benar-benar kacau.

Klaim Trump soal kematian Khamenei ini tentu saja belum dikonfirmasi secara independen. Tetapi dampak dari pernyataannya, nyata. Dunia kembali menahan napas, menunggu perkembangan selanjutnya dari kawasan yang tak pernah benar-benar sepi dari konflik.

Editor: Novita Rachma


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar