Sore itu, aktivitas bongkar muat di depo peti kemas Marunda, Cilincing, masih berlangsung ramai. Tiba-tiba, sebuah insiden mengerikan terjadi: seorang pria terlindas forklift. Kecelakaan kerja yang memilikan ini langsung menyita perhatian. Menurut informasi yang beredar, ada indikasi kuat 'titik buta' atau blind spot menjadi pemicu tragedi tersebut.
Kapolsek Cilincing, Kompol Bobi Subarsi, membenarkan kejadian itu. Insidennya berlangsung pada Kamis sore, tepatnya tanggal 26 Februari.
"(Kejadian) kemarin sore ya, pukul 16.00 WIB,"
kata Bobi ketika dikonfirmasi pada Jumat pagi.
Dia kemudian memberikan penjelasan lebih rinci. Yang cukup mengejutkan, pria yang menjadi korban itu ternyata bukan bagian dari karyawan perusahaan pengelola peti kemas. Saat kejadian, operasional di lapangan memang sedang berjalan seperti biasa. Area itu adalah zona aktif bagi forklift untuk bekerja.
"Ya yang pasti korban itu bukan karyawan depo sana, bukan karyawan depo sana. Jadi itu area untuk forklift itu beroperasional kan,"
tegas Bobi menerangkan situasi.
Faktor blind spot kini menjadi sorotan utama. Seperti kita tahu, kendaraan berat seperti forklift memang punya banyak area yang tak terjangkau mata pengemudi. Kombinasi itu dengan lalu-lalang di lokasi kerja yang padat, bisa jadi merupakan racun yang mematikan. Kejadian di Marunda ini kembali mengingatkan betapa pentingnya prosedur keselamatan yang ketat, terlebih untuk orang-orang di sekitar area operasional.
Artikel Terkait
Gubernur Banten Ambil Alih Perbaikan Jalan Desa yang Rusak Puluhan Tahun di Pandeglang
Menteri HAM: Tiga Anak Korban Penembakan Papua Tengah Jalani Perawatan Intensif
PM Anwar dan PM Singapura Bahas Percepatan ASEAN Power Grid dan Situasi Timur Tengah
Lebanon Catat 2.387 Tewas Akibat Serangan Israel Sejak Maret