Kapolri Pastikan Satgas Bencana Siaga Penuh untuk Mudik 2026

- Minggu, 08 Maret 2026 | 12:20 WIB
Kapolri Pastikan Satgas Bencana Siaga Penuh untuk Mudik 2026

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo baru-baru ini membahas kesiapan Satgas Bencana untuk menyambut arus mudik tahun 2026. Dalam penjelasannya, ia menegaskan bahwa fokus utama satuan tugas ini adalah memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat yang hendak pulang kampung.

Satgas itu sendiri merupakan gabungan dari berbagai elemen, mulai dari BNPB, Basarnas, Polri, hingga TNI. Menurut Sigit, mereka sudah disiagakan untuk bergerak cepat. Tujuannya jelas: mengantisipasi segala kemungkinan buruk yang bisa terjadi selama periode mudik berlangsung.

Usai menghadiri apel ojek online dan buruh kamtibmas 'Nyago Bumi Sriwijaya Aman Bae' di Stadion Bumi Sriwijaya, Palembang, Sigit memberikan pernyataan lebih rinci.

"Kami sudah cek satu per satu persiapan sistem Satgas Bencana," ujarnya pada Minggu (8/3/2026).

"Baik yang dari BNPB, Basarnas, Kehutanan, Polri, TNI, sampai Brimob. Ini semua untuk memastikan dan meyakinkan soal kualitas pelayanan kita nanti."

Di sisi lain, ia juga menyentuh soal faktor keamanan. Mudik 2026, kata dia, sudah terjamin. Namun begitu, ada satu hal yang tetap harus diwaspadai: cuaca.

"Memang, tugas utama kita melayani masyarakat yang mudik. Tapi cuaca kan tidak bisa ditebak," katanya.

"Karena itulah kesiapsiagaan seluruh personel mutlak diperlukan. Mereka harus siap bergerak cepat untuk melakukan tanggap bencana kapan saja."

Secara keseluruhan, Jenderal Sigit tampak yakin. Ia memastikan Satgas Bencana benar-benar siap mengawal mudik Idul Fitri mendatang. Komitmennya adalah agar perjalanan pulang kampung tahun ini berlangsung aman dan penuh kebahagiaan.

"Dari yang saya pantau, semuanya sudah siap. Mudah-mudahan ini bisa memberikan pelayanan terbaik, terutama di bulan Ramadan," ujar Sigit.

"Harapan kita semua sama. Masyarakat bisa mudik dan bertemu keluarga dengan selamat, dalam keadaan aman dan bahagia."

Editor: Bayu Santoso

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar