Prabowo Tegaskan Komitmen Wujudkan Swasembada Pangan dan Energi demi Kemandirian Bangsa

- Kamis, 11 Juni 2026 | 04:15 WIB
Prabowo Tegaskan Komitmen Wujudkan Swasembada Pangan dan Energi demi Kemandirian Bangsa

Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah untuk terus menjalankan sejumlah program strategis guna memperkuat kemandirian bangsa dan mendorong perekonomian nasional. Pernyataan itu disampaikan dalam sambutannya pada pembukaan Musyawarah Nasional (Munas) XVIII Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) di Kota Bandar Lampung, Provinsi Lampung, Rabu (10/6/2026).

Salah satu pesan utama yang disampaikan Kepala Negara kepada para anggota HIPMI adalah upaya pemerintah menciptakan iklim usaha yang sehat dan kondusif melalui penegakan hukum yang konsisten. Menurut Prabowo, kepastian hukum menjadi faktor penting untuk mendukung dunia usaha dan investasi.

“Saudara yang akan menciptakan lapangan kerja, karena itu pemerintah harus membuat keadaan yang baik untuk para pengusaha, keadaan yang baik itu antara lain hukum harus kita tegakan,” ujarnya.

Di sisi lain, Presiden menyampaikan bahwa Indonesia saat ini telah mencapai swasembada pangan di tengah situasi global yang semakin kompleks. Ia menilai kekuatan Indonesia cukup besar untuk menghadapi berbagai tantangan ke depan, termasuk tantangan perubahan iklim dunia.

“Banyak negara sekarang dalam keadaan panik. Mereka sulit cari makan. PBB sudah warning tahun ini akan ada kelaparan besar-besaran. Kita alhamdulillah kuat,” katanya.

Sementara itu, di sektor energi, Prabowo mengatakan pemerintah tengah bekerja keras untuk mewujudkan swasembada energi nasional. Presiden optimistis Indonesia akan memiliki ketahanan energi yang semakin kuat dalam beberapa tahun ke depan.

“Perhitungan kita tiga tahun lagi, kita benar-benar sangat kuat di bidang energi,” tuturnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa pemerintah akan terus mendorong industrialisasi melalui hilirisasi. Menurut Presiden, langkah ini merupakan upaya untuk membuka peluang bagi anak bangsa agar dapat menguasai pasar domestik dan memperkuat kedaulatan industri nasional.

“Ini kesempatan untuk pengusaha-pengusaha muda bangkit. Karena kita tidak mau hanya jadi pasarnya bangsa lain. Kita mau pasar Indonesia harus dinikmati oleh putra-putri Indonesia,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Prabowo mengajak para pengusaha muda untuk mengambil peran dalam pembangunan nasional dengan menjunjung tinggi semangat nasionalisme, gotong royong, serta kepatuhan terhadap hukum.

“Anak-anak muda, pemimpin-pemimpin muda, bangunlah budaya yang baik, nasionalis tapi kerja sama,” kata dia.

Editor: Hendra Wijaya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar