JAKARTA - Pramono Anung, Gubernur DKI Jakarta, menyebut kebijakan work from home (WFH) setiap Jumat untuk ASN terbukti ampuh mengurangi kemacetan. Langkah ini, yang awalnya berasal dari instruksi pemerintah pusat, memang dijalankan secara serius oleh Pemprov DKI. Hasilnya? Jalanan ibu kota terasa lebih lega di hari-hari tersebut.
Menurut Pramono, dampaknya langsung terasa. "Kan sudah dua kali (WFH), itu memang kemacetannya turun drastis karena memang secara signifikan dilakukan," ujarnya saat ditemui di Jakarta Selatan, Minggu (19/4/2026).
Ia menjelaskan, kebijakan ini tak cuma untuk ASN di lingkungan Pemprov. ASN dari berbagai kementerian pun ikut menerapkannya. Bayangkan saja, begitu banyak pegawai yang tidak datang ke kantor di hari Jumat. Wajar kalau lalu lintas jadi lebih lancar.
Namun begitu, ada aturan ketat yang menyertainya. Pramono menegaskan, ASN DKI yang sedang WFH dilarang keras menggunakan kendaraan pribadi. Kalau pun terpaksa harus keluar rumah, satu-satunya pilihan adalah transportasi umum.
"Hanya untuk yang di Jakarta bagi ASN di Jakarta, saya menegaskan bahwa selama mereka work from home tidak boleh menggunakan (kendaraan pribadi)," tegasnya.
Larangan lainnya adalah bekerja dari kafe. Gubernur menganggap hal itu menyimpang dari esensi WFH. Bagi yang kedapatan melanggar, siap-siap saja menghadapi sanksi tegas dari Pemprov.
"Bekerja di luar rumah karena itu tidak menjadi work from home, apalagi kalau di kafe-kafe kami tidak izinkan," ujar Pramono.
Jadi, intinya kebijakan ini memang dirancang untuk benar-benar mengurangi kendaraan di jalan. Bukan sekadar memindahkan tempat kerja dari kantor ke tempat nongkrong yang nyaman.
Artikel Terkait
Investor China dan Hong Kong Dilarang Ikut IPO SpaceX, Alihkan Buruan ke Saham Terkait
Ekonom: RI Tak Akan Ulangi Krisis 1998, Tantangan Kini Bergeser ke Daya Beli Kelas Menengah
Pertamina Resmi Naikkan Harga Pertamax dan Pertamax Green 95 per 10 Juni 2026
The Super Mario Galaxy Movie Tembus Satu Miliar Dolar AS di Box Office Global