Guardiola: Kami Bukan Nomor Satu, Meski City Tekuk Arsenal 2-1

- Senin, 20 April 2026 | 05:50 WIB
Guardiola: Kami Bukan Nomor Satu, Meski City Tekuk Arsenal 2-1

Manchester City berhasil mencuri tiga poin penting dari markas Arsenal. Skor 2-1 di Stadion Emirates, Minggu malam lalu, benar-benar mengubah peta persaingan gelar. Kini, jarak antara kedua tim hanya tinggal tiga angka. Dan City masih punya satu jatah pertandingan yang belum dimainkan.

Sepanjang laga, sorotan tak hanya pada lapangan. Dari sisi lapangan, Pep Guardiola tampak seperti direbus dalam emosinya sendiri. Dia tak bisa diam, bereaksi keras pada setiap insiden, seolah-olah dialah yang sedang bertanding. Tapi, usai peluit akhir, sang pelatih justru terlihat lebih tenang. Menurutnya, yang dirasakannya bukanlah kesenangan.

“Menikmati? Bukan kata itu sih. Tapi ya, tidak apa-apa. Yang penting, pertandingan ini memberi kami harapan. Cuma itu,” ujar Guardiola.

Namun begitu, dia langsung mengingatkan anak asuhnya untuk tidak larut. Perayaan harus segera ditutup. Fokus adalah kunci sekarang. Arsenal masih bercokol di puncak dengan 70 poin, sementara City mengintai di belakang dengan 67 poin.

“Saya bilang ke pemain, silakan nikmati kemenangan ini. Tapi jangan sampai lengah. Realitanya, siapa yang masih nomor satu? Bukan kami,” tegasnya.

Guardiola juga tak mau timnya berpuas diri. Dia menyoroti keunggulan Arsenal dalam beberapa hal. “Coba lihat selisih gol. Kalau poin kami sama nanti, siapa yang unggul? Tentu mereka. Tapi ya, setidaknya kami masih punya harapan. Peluang untuk bertahan dan bersaing masih terbuka.”

Kemenangan ini seolah mengulang pola yang sudah familiar. City kembali menunjukkan gigitannya di fase akhir musim, menciptakan tekanan mental yang luar biasa bagi sang pemuncak.

Pertandingan itu sendiri berlangsung keras. Sengit. Penuh dengan duel fisik yang menguras tenaga. Guardiola justru memuji laga seperti ini.

“Ada yang bilang Arsenal lagi kehilangan momentum. Coba lihat cara mereka main hari ini. Duel, bola panjang, perebutan bola kedua, situasi set piece… mereka tim yang luar biasa. Kalau tidak, mana mungkin mereka bertahan di puncak selama ini,” tuturnya.

Dia bahkan berkomentar, “Ini tuh iklan terbaik buat sepak bola dunia, dan khususnya untuk Inggris.”

Di tengah kekerasan itu, satu nama jadi pembeda: Erling Haaland. Striker Norwegia itu akhirnya memecahkan kebuntuan gol liganya setelah dua bulan, sekaligus mencetak gol kemenangan di babak kedua.

Di akhir pembicaraan, Guardiola menyisipkan pesan khusus untuk sang kapten, Bernardo Silva, yang dikabarkan akan hengkang. Suaranya terdengar haru.

“Kalau saya bicara panjang lebar soal dia, saya bisa menangis. Jadi saya cuma ingin ucapkan terima kasih yang tulus. Saat kita menulis kata ‘legenda’ untuknya, itu harus pakai huruf besar semua. Dia pemain yang sangat, sangat spesial.”

Jalan masih panjang. Peluang untuk menyamai poin Arsenal terbuka lebar jika City mampu menaklukkan Burnley, tim juru kunci klasemen, di pertandingan selanjutnya. Semuanya kembali ke tangan mereka sendiri.

Editor: Lia Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar