Bapanas: Stok 9 Komoditas Pangan Utama Surplus, Data Berbasis BPS

- Selasa, 21 April 2026 | 03:15 WIB
Bapanas: Stok 9 Komoditas Pangan Utama Surplus, Data Berbasis BPS

Kondisi stok pangan nasional kita ternyata cukup menggembirakan. Menurut Badan Pangan Nasional atau Bapanas, situasinya aman terkendali. Mayoritas komoditas utama bahkan dilaporkan surplus, jauh melampaui angka kebutuhan konsumsi di seluruh negeri.

Klaim ini bukan sekadar pernyataan. Data yang dirujuk merupakan hasil kolaborasi antara Kementerian Pertanian, Bapanas sendiri, dan yang paling krusial Badan Pusat Statistik (BPS) sebagai penyedia data primer.

I Gusti Ketut Astawa, Deputi Bidang Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Bapanas, memberikan penjelasan rinci dalam sebuah media briefing di Jakarta, Senin lalu.

"Nah dari data ini, sebenarnya kita bisa melihat dari 11 atau 12 pangan yang kita tangani, maka sebetulnya 9 pangan kita sangat-sangat melebihi. Ada ketersediaan, ada sisa, ada stok-stoknya," ujar Ketut.

Ia lalu merinci sembilan komoditas yang stoknya berlimpah itu: beras, jagung, bawang merah, cabai besar, cabai rawit, daging ayam ras, telur ayam ras, dan minyak goreng. Cukup lengkap, bukan?

Pencapaian ini, di mata Ketut, adalah bukti nyata dari upaya pemerintah mengejar target swasembada pangan. Target yang memang jadi prioritas utama Presiden Prabowo Subianto.

Namun begitu, ada poin penting yang ditekankan. Klaim surplus ini bukan asumsi internal atau perkiraan belaka. Metodologi penghitungannya mengacu pada kalkulasi resmi BPS.

"Data-data bukan dari kita tapi dari BPS," tegas Ketut.

Pernyataan itu sekaligus ingin menunjukkan transparansi pemerintah dalam memantau neraca pangan. Semua angka punya dasarnya, semua klaim ada hitung-hitungannya. Setidaknya, itulah yang ingin disampaikan.

Editor: Yuliana Sari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar