Pemerintah DKI Jakarta punya langkah baru untuk mengendalikan inflasi: memetakan komoditas pangan strategis. Dengan pengelompokan ini, mereka berharap bisa lebih fokus menjaga pasokan dan mencegah lonjakan harga yang kerap bikin resah.
“Kami membagi pangan strategis, kemudian pengaruhnya terhadap inflasi,” jelas Suharini Eliawati, Asisten Perekonomian dan Keuangan Sekda DKI, Selasa lalu. “Yang tidak kalah penting untuk Jakarta, bagaimana ketersediaan kita terhadap impor.”
Pernyataan itu bukan tanpa alasan. Di tengah kondisi global yang serba tak pasti, ancaman gejolak harga dan gangguan pasokan pangan memang nyata adanya.
Nova Harivan Paloh, Ketua Komisi B DPRD DKI, sepertinya sepakat dengan kekhawatiran itu. Dia menekankan, pangan harus jadi perhatian utama. Menurutnya, Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) DKI perlu lebih aktif mendampingi warga, terutama kelompok tani.
“Penguatan kapasitas masyarakat melalui Poktan itu langkah strategis,” ujar Nova.
Dengan pembinaan yang tepat, masyarakat bisa belajar dan menerapkan praktik pertanian mandiri dengan lebih cepat. Ini penting untuk membangun sistem pangan yang berbasis komunitas, tidak selalu bergantung pada pasokan dari luar.
Nova juga melihat kondisi global mulai dari potensi resesi hingga konflik geopolitik bisa berdampak langsung pada rak-rak pasar di Jakarta. Karena itu, persiapan jangka panjang mutlak diperlukan.
“Misalnya, mungkin ada resesi, ada segala macam, kita sudah aman,” ungkapnya.
Baginya, ketahanan pangan bukan cuma soal produksi. Stabilitas harga, distribusi yang lancar, dan daya beli masyarakat adalah mata rantai yang tak boleh putus. Maka, kebijakan yang dirumuskan dalam Pra-RKPD 2027 harus mampu menjawab semua tantangan itu secara komprehensif. Intinya, Jakarta perlu punya sumber daya pangannya sendiri.
Jadi, selain mengawasi harga, upaya membangun kemandirian pangan lokal tampaknya akan digenjot. Sebuah langkah antisipatif di ibu kota yang memang tak pernah berhenti bergerak.
Artikel Terkait
DPR Minta Kejelasan Pemerintah soal Nasib RUU Inisiatif, Termasuk Perlindungan PRT
Kades dan Kontraktor Klaten Ditahan Terkait Dugaan Korupsi Dana Renovasi Masjid Rp 203 Miliar
Iran Tegaskan Hak Nuklirnya Tak Bisa Ditawar, Desak AS Tunjukkan Itikad Baik
Warga Geruduk Rumah Guru Ngaji di Bogor Terkait Dugaan Pelecehan Seksual