Kabupaten Minahasa Selatan diguncang peristiwa pilu. Lima warga diduga keracunan usai menyantap kepiting. Dari kelimanya, satu orang tewas mengenaskan. Empat lainnya masih berjuang di rumah sakit.
Kapolsek Tenga, Iptu Jusuf Kambey, membenarkan kabar itu. "Iya benar, ada lima warga yang diduga keracunan setelah makan kepiting," ujarnya, Senin (20/4).
"Satu orang meninggal dunia. Sisanya, empat orang, masih dalam perawatan."
Semua ini berawal di Desa Tawaang, Kecamatan Tenga. Menurut penuturan Jusuf, korban yang meninggal, Alief Julian Ruru (24), bersama beberapa temannya pergi ke pantai pada Kamis malam. Waktu itu sekitar pukul sepuluh malam. Mereka berniat mencari ikan.
Tapi Alief pulang membawa lebih dari itu. Dia membawa kepiting.
"Kepiting itu kemudian dimasak dan dikonsumsi bersama pada hari Jumat," jelas Jusuf. Yang menyantap tak hanya Alief, melainkan juga empat kerabat dan tetangganya.
Tak lama setelahnya, kondisi mereka berangsur memburuk. Kelimanya dilarikan untuk mendapat pertolongan medis. Sayangnya, nyawa Alief tak tertolong.
Sementara empat korban lain Jeremmy Tilaar, Glen Tilaar, Vivi Lau, dan Siren Patirany masih menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit ODSK Manado. Kondisi mereka hingga kini masih diawasi ketat.
Peristiwa ini tentu meninggalkan duka yang dalam bagi keluarga dan warga setempat. Sebuah acara makan bersama yang berakhir tragis. Pihak berwajib masih menyelidiki lebih lanjut penyebab pasti keracunan tersebut.
Artikel Terkait
423 Tenaga Pendukung Haji Ikuti Bimtek Jelang Sambut Kloter Pertama di Madinah
Rabiot Bawa Milan Menang Tipis 1-0 atas Verona, Naik ke Posisi Dua
Menteri Serukan PMII Naik Kelas untuk Jawab Tantangan Kemiskinan dan Ketimpangan
Keamanan Islamabad Diperketat Jelang Pertemuan AS-Iran