“Kita semua dengan pemberdayaan masyarakat, BPJS Kesehatan, dan berbagai kementerian dan lembaga akan terus berkomitmen berupaya melayani sebaik-baiknya,” ujarnya menegaskan komitmen pelayanan.
Namun begitu, jabatan ini bukan sekadar titel. Cak Imin mengingatkan, ini adalah amanah besar. Wujud nyata kehadiran negara untuk mensejahterakan rakyat. Karena itu, dia meminta seluruh jajaran baru untuk selalu mengedepankan kepentingan publik, bekerja dengan integritas tinggi, dan penuh inovasi.
Kolaborasi juga ditegaskan kembali. Dengan BPJS Ketenagakerjaan, akan diwujudkan program hunian sewa murah untuk pekerja lewat skema MLT. Sedangkan dengan BPJS Kesehatan, pemerintah mendorong penghapusan tunggakan iuran bagi kelompok rentan, agar mereka bisa kembali menjadi peserta aktif.
Berikut adalah susunan lengkap direksi dan dewan pengawas yang baru dilantik:
BPJS Ketenagakerjaan (2026-2031)
Direksi: Saiful Hidayat (Dirut), Ihsanuddin, Harjono Siswanto, Agung Nugroho, Trisna Sonjaya, Eko Purnomo, Bambang Joko Sutarto.
Dewan Pengawas: Dedi Hardianto (Ketua), Swartoko, Sudarso, Abdurrahman Lahabato, Sumarjono Saragih, Ujang Romli, Alif Noeriyanto Rahman.
BPJS Kesehatan (2026-2031)
Direksi: Prihati Pujiwaskito (Dirut), Abdi Kurniawan Purba, Akmal Budi Yulianto, Bayu Teja Muliawan, Fatih Waluyo Wahid, Setiaji, Vetty Yulianty Permanasari, Sutopo Patria Jati.
Dewan Pengawas: Stevanus Adrianto Passat (Ketua), Murti Utami, Rukijo, Paulus Agung, Sunarto, Afif Johan, Lula Kamal.
Masa tugas lima tahun ke depan kini dimulai. Tantangan menunggu, harapan masyarakat pun besar.
Artikel Terkait
Direktur K3 Beberkan Setoran Rp100 Juta per Tahun ke Pejabat Kemnaker
Kapolda Sumsel Tekankan Peningkatan Kompetensi Personel di Tengah Evaluasi SDM
Mees Hilgers Jadi Incaran PSV, Bek Indonesia Berpeluang Tampil di Liga Champions
Pemerintah Bekukan Harga Pertalite dan Biosolar hingga Akhir 2026