Dini hari yang sepi di sebuah gudang sayur di Sukaraja, Bogor, tiba-tiba berubah mencekam. Seorang pekerja menjadi korban perampasan ponsel oleh orang tak dikenal. Kejadian ini mengguncang ketenangan kawasan Perumahan Bumi Pertiwi itu.
Kapolsek Sukaraja, Kompol Wagiman, membenarkan laporan tersebut. Ia mengatakan insiden itu terjadi Senin dini hari tadi.
"Telah terjadi perampasan HP di gudang sayur Perumahan Bumi Pertiwi," jelas Wagiman kepada awak media.
Menurut penuturannya, semuanya berlangsung cepat sekitar pukul setengah empat pagi. Korban, seorang pria berinisial RA, sedang rebahan dan bersantai di area gudang saat dua orang mendatanginya.
Mereka langsung meminta uang lima puluh ribu rupiah.
"Pada saat korban yang rebahan kemudian datang dua orang minta uang Rp 50 ribu," tutur Kapolsek.
RA hanya bisa memberikan Rp 20 ribu. Tapi pelaku tampaknya tak puas. Mereka menolak nominal itu dan malah mengalihkan perhatian ke ponsel korban yang kebetulan sedang di-charge dan tergeletak tak jauh dari sana.
Dalam sekejap, ponsel itu direngkuh. "Pelaku mengambil HP yang sedang di-charge, setelah selesai mengambil pelaku kabur," beber Wagiman menggambarkan aksi buru-buru itu.
Narasi lain muncul dari video yang beredar. Rekaman itu menunjukkan, sebelum kejadian, dua orang terlihat berkeliaran di luar gudang. Satu dari mereka kemudian masuk.
Yang mencekam, pelaku yang masuk itu disebut-sebut membawa senjata tajam. Di hadapan ancaman itu, korban tak berkutik. Dengan terpaksa, ia menyerahkan barang miliknya. Pelaku pun melarikan diri, menghilang dalam gelapnya dini hari, meninggalkan korban dalam kekalutan.
Artikel Terkait
Pimpinan DPR Gelar Makan Siang di Kantin Demokrasi, Bahas Persatuan di Tengah Geopolitik Global
Iran Buka Selat Hormuz, Ancam Balas Jika Blokade AS Berlanjut
Menteri Keuangan: IMF dan Bank Dunia Percaya Ekonomi Indonesia Bergerak ke Arah yang Benar
Unpad Gelar Workshop Robotik untuk Siapkan Mahasiswa Hadapi Industri