Jakarta. Kunjungan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa ke Washington DC membawa kabar yang cukup melegakan. Dari ibu kota Amerika Serikat itu, Purbaya menyampaikan bahwa kepercayaan lembaga-lembaga keuangan global terhadap perekonomian Indonesia ternyata cukup tinggi. Ia secara khusus menyebut International Monetary Fund (IMF) dan Bank Dunia.
“IMF dan Bank Dunia, mereka percaya bahwa kita bergerak ke arah yang betul dan memang seperti itu datanya,” ujar Purbaya.
Pernyataan itu disampaikannya dalam program Primetime News Metro TV, Jumat (7 April 2026). Menurutnya, kepercayaan dari dua raksasa keuangan internasional itu akan membantu meredam sentimen negatif yang kadang masih muncul dari dalam negeri sendiri. “Saya pikir sentimen ke Indonesia yang negatif akan segera hilang,” tambahnya.
Nah, rupanya efeknya sudah mulai terasa. Purbaya mengaku, sejak berada di AS, banyak investor dan pengusaha setempat yang antusias ingin bertemu. Tujuannya jelas: memperluas investasi mereka di Indonesia.
“Jadi sekarang banyak pengusaha-pengusaha sini yang ingin bertemu saya untuk itu,” katanya.
Ini tentu angin segar. Semakin banyak investor yang yakin, harapannya aliran modal asing pun akan semakin deras masuk. Pada akhirnya, roda perekonomian dalam negeri bisa berputar lebih kencang.
Purbaya berharap masyarakat juga merasakan optimisme yang sama. “Saya harapkan masyarakat juga mengerti bahwa memang kita sedang bergerak ke arah yang lebih baik,” jelasnya. Dengan begitu, kegiatan konsumsi dan investasi di dalam negeri bisa ikut terdongkrak. “Jadi tidak takut lagi, tidak ragu untuk belanja, sehingga ekonomi semakin berputar.”
(Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa saat mengadakan investor meeting di Washington DC. Foto: dok istimewa)
Kepercayaan terhadap Program Prabowo
Lantas, apa yang berubah? Menurut Purbaya, ada pergeseran pandangan yang signifikan. Setelah ia memaparkan kondisi terkini Indonesia termasuk bagaimana negara ini bertahan di tengah dinamika geopolitik global banyak investor AS dan dunia mulai membuka mata.
“Pandangan investor AS dan dunia, itu berubah. Mereka mulai mempercayai program-program Pak Presiden Prabowo,” tegas Purbaya.
Dalam berbagai diskusi, Purbaya membeberkan langkah-langkah yang diambil pemerintah. Tampaknya, penjelasan itu cukup meyakinkan. Investor mulai melihat prospek jangka panjang.
“Yang penting mereka melihat kita ke depan dapat tumbuh berkesinambungan,” pungkasnya.
Intinya, kepercayaan itu kini mulai mengalir. Dan bagi Purbaya, itu adalah modal berharga untuk membungkam keraguan dan mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia ke level yang lebih tinggi.
Artikel Terkait
85 Agen Hanania Travel Laporkan Dugaan Penipuan ke Polda Metro, Kerugian Capai Puluhan Miliar
Polairud Polda Metro Jaya Tebar 165.000 Benih Ikan Bandeng dan Udang Vaname di Muaragembong untuk Dukung Ketahanan Pangan
Pancasila di Era Algoritma: Tantangan Menjaga Persatuan di Ruang Digital Kampus
Guru Besar Hukum UI Nilai Unsur Pidana Tak Terpenuhi, Terdakwa Korupsi Minyak Seharusnya Bebas