Harga Emas Dunia Menguat Lebih dari 1 Persen, Didorong Harapan Gencatan Senjata AS-Iran

- Rabu, 22 Juli 2026 | 07:30 WIB
Harga Emas Dunia Menguat Lebih dari 1 Persen, Didorong Harapan Gencatan Senjata AS-Iran

Harga emas dunia mencatat kenaikan lebih dari 1 persen pada perdagangan Selasa (21/7/2026), didorong oleh optimisme akan tercapainya terobosan diplomatik antara Amerika Serikat dan Iran. Langkah tersebut diyakini dapat meredakan tekanan harga energi sekaligus mengurangi ekspektasi kebijakan moneter ketat dari Federal Reserve.

Harga emas spot naik 1,74 persen menjadi USD4.077,32 per troy ons. Analis Marex, Edward Meir, mengatakan bahwa komoditas menguat secara luas karena muncul ekspektasi gencatan senjata di Timur Tengah sedang diupayakan. Menurut Meir, emas juga mendapat dukungan dari aksi beli teknikal setelah berhasil menembus tren penurunan jangka pendek yang berlangsung sejak 6 Juli. Meski demikian, ia menilai harga emas dalam waktu dekat masih akan bergerak dalam kisaran terbatas.

Seorang pejabat senior Iran mengungkapkan kepada Reuters pada Senin bahwa Teheran telah menerima proposal dari para mediator mengenai gencatan senjata selama 10 hari sebagai upaya menyelamatkan kesepakatan sementara yang telah dicapai.

Sebelumnya, kenaikan harga minyak akibat gangguan pasokan dari kawasan Teluk telah membebani harga emas. Lonjakan harga energi memicu kekhawatiran inflasi sekaligus memperkuat ekspektasi bahwa suku bunga AS akan bertahan lebih tinggi lebih lama. Meskipun emas dikenal sebagai instrumen lindung nilai terhadap inflasi dalam jangka panjang, suku bunga yang tinggi meningkatkan biaya peluang untuk memegang aset yang tidak memberikan imbal hasil tersebut.

Pelaku pasar kini menantikan keputusan suku bunga The Fed serta pernyataan Ketua The Fed Kevin Warsh setelah berakhirnya rapat kebijakan moneter bank sentral AS selama dua hari pada pekan depan. Berdasarkan CME FedWatch Tool, peluang kenaikan suku bunga pada September diperkirakan mencapai sekitar 68 persen.

"Level psikologis USD4.000 tampaknya masih bertahan kuat di pasar emas. Namun, kekhawatiran terhadap suku bunga di AS kemungkinan membatasi penguatan harga emas lebih lanjut," tulis Commerzbank dalam risetnya.

Sementara itu, logam mulia lainnya juga mencatat kenaikan. Harga perak spot melonjak 4,1 persen menjadi USD58,72 per ons, platinum naik 1,9 persen ke USD1.623,63 per ons, dan paladium menguat 2,4 persen menjadi USD1.282,25 per ons.

Editor: Novita Rachma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags