Pencapaian ini selaras dengan performa ekonomi China secara keseluruhan. Tahun lalu, negeri Tirai Bambu itu berhasil mencatat pertumbuhan PDB sebesar lima persen. Tepat seperti target yang dicanangkan pemerintah.
Dengan capaian itu, nilai Produk Domestik Bruto China menyentuh 140 triliun yuan. Atau, kalau mau dibayangkan dalam rupiah, kira-kira Rp340 ribu triliun. Sebuah ekonomi raksasa yang terus bergerak.
Di sisi lain, ada indikator lain yang juga menggembirakan. Output industri China melesat 5,9 persen pada tahun yang sama. Indikator ini mengukur aktivitas perusahaan besar dengan definisi omzet yang sama, minimal 20 juta yuan per tahun dan hasilnya jelas optimistis.
Semua data ini, meski terlihat teknis, punya cerita di baliknya. Mereka menandai sebuah pemulihan yang dinanti-nanti. Setelah melalui masa sulit, industri China sepertinya mulai menemukan ritmenya kembali. Tantangan ke depan pasti masih ada, tapi setidaknya langkah awal ini memberi harapan.
Artikel Terkait
BMKG Prediksi Langit Berawan dan Hujan Ringan di Jakarta Saat Lebaran 2026
Ribuan Umat Muslim Diprediksi Padati Masjid Istiqlal untuk Salat Idulfitri 2026
Perang dengan Iran Borong Rp5,4 Triliun Anggaran Israel per Hari
Sopir Bus Relakan Mudik Demi Antar Penumpang Pulang Kampung