Pencapaian ini selaras dengan performa ekonomi China secara keseluruhan. Tahun lalu, negeri Tirai Bambu itu berhasil mencatat pertumbuhan PDB sebesar lima persen. Tepat seperti target yang dicanangkan pemerintah.
Dengan capaian itu, nilai Produk Domestik Bruto China menyentuh 140 triliun yuan. Atau, kalau mau dibayangkan dalam rupiah, kira-kira Rp340 ribu triliun. Sebuah ekonomi raksasa yang terus bergerak.
Di sisi lain, ada indikator lain yang juga menggembirakan. Output industri China melesat 5,9 persen pada tahun yang sama. Indikator ini mengukur aktivitas perusahaan besar dengan definisi omzet yang sama, minimal 20 juta yuan per tahun dan hasilnya jelas optimistis.
Semua data ini, meski terlihat teknis, punya cerita di baliknya. Mereka menandai sebuah pemulihan yang dinanti-nanti. Setelah melalui masa sulit, industri China sepertinya mulai menemukan ritmenya kembali. Tantangan ke depan pasti masih ada, tapi setidaknya langkah awal ini memberi harapan.
Artikel Terkait
Maarten Paes Resmi Jadi Penjaga Gawang Ajax, Kontrak Hingga 2029
EV Tembus 13 Persen, BYD Pacu Geliat Kendaraan Listrik di Indonesia
JK: Dewan Perdamaian Trump Hanya Bisa Hentikan Perang, Bukan Ciptakan Damai
Iran Ingatkan Trump: Invasi Afghanistan dan Irak Adalah Pelajaran Mahal yang Tak Boleh Terulang