Gelombang pemain diaspora yang pulang kampung untuk bermain di Super League Indonesia sepertinya belum akan berhenti. Kabar terbaru yang beredar cukup mengejutkan: Mauro Zijlstra, penyerang muda yang dianggap punya masa depan cerah, dikabarkan nyaris sepakat bergabung dengan Persija Jakarta. Klub ibukota itu lagi-lagi menjadi tujuan utama.
Isu kepergiannya dari FC Volendam muncul dari akun media sosial @TransferNNL, yang dikenal cukup akurat melaporkan bursa transfer Belanda. Mereka bahkan menyebut waktu kepergiannya sudah sangat dekat.
“Kemungkinan besar Mauro Zijlstra akan meninggalkan FC Volendam dalam beberapa jam ke depan,”
Begitu bunyi laporan mereka, yang dirangkum Senin lalu. Tak cuma itu, akun tersebut dengan yakin menyatakan bahwa Zijlstra sudah dalam tahap akhir bernegosiasi dengan Persija. “Penyerang berusia 21 tahun itu dikabarkan sudah dekat dengan kepindahan ke klub Indonesia, Persija,” tulis mereka lagi. Kalau ini benar, prosesnya berjalan sangat cepat.
Alasan Zijlstra ingin hengkang sebenarnya cukup jelas. Meski kontraknya masih panjang, hingga 2027, kesempatan mainnya di Volendam boleh dibilang sangat minim. Musim 2025-2026 ini, ia cuma enam kali masuk dalam line-up. Posisinya lebih sering sebagai cadangan, atau malah tidak dipanggil sama sekali. Wajar saja kalau ia ingin cari angin segar dan jam terbang yang lebih baik.
Nah, kalau transfer ini benar-benar terjadi, Persija akan semakin kaya dengan wajah-wajah diaspora. Mereka sebelumnya sudah merekrut Shayne Pattynama dan yang anyar, Jordi Amat. Zijlstra bakal jadi tambahan ketiga. Macan Kemayoran memang serius membangun skuad.
Di sisi lain, kehadiran Zijlstra juga akan memperpanjang daftar pemain diaspora di Super League. Saat ini sudah ada beberapa nama seperti Rafael Struick, Jens Raven, dan Thom Haye yang berseragam klub lain. Belum lagi Eliano Reijnders dan bek anyar Persib, Dion Markx. Liga domestik kita semakin berwarna dengan talenta-talenta yang punya pengalaman berbeda. Tren ini, mau tidak mau, mengubah wajah persepakbolaan Indonesia.
Jadi, kita tinggal menunggu pengumuman resmi dari pihak klub. Apakah Zijlstra akan segera terbang ke Jakarta? Semuanya masih dalam tahap akhir, tapi sinyalnya sangat kuat.
Artikel Terkait
Penolakan Warga Hambat Pembangunan Sekolah Rakyat di Temanggung, Mensos: Lahan Sudah Clear and Clean
Indonesia Diproyeksikan Jadi Pasar Penerbangan Terbesar Keempat Dunia pada 2030, Tantangan MRO Masih Membayangi
Anthropic Siapkan Dana Rp3.200 Triliun untuk Google Cloud, Jadi Kontrak AI Terbesar
Pemerintah Pastikan Kesiapan SDM Kompeten untuk Penuhi Kebutuhan Industri Kendaraan Listrik