Buijs Geram: Tindakan Bodoh Hubner Hancurkan Semangat Fortuna

- Senin, 08 Desember 2025 | 14:54 WIB
Buijs Geram: Tindakan Bodoh Hubner Hancurkan Semangat Fortuna

Suasana di ruang konferensi pers terasa berat. Danny Buijs, pelatih Fortuna Sittard, tak bisa menyembunyikan kekecewaannya. Target utamanya adalah performa Justin Hubner, yang baru dimainkannya di awal babak kedua melawan Ajax Amsterdam. Sayangnya, langkah itu justru berujung petaka.

Bayangkan, pemain itu cuma bertahan delapan menit di lapangan. Memasuki menit ke-53, tekel kerasnya dari belakang langsung dibalas wasit dengan kartu merah. Buijs jelas-jelas menyebut tindakan itu bodoh.

"Dia menabrak dari belakang. Itu yang dia lakukan sepanjang pertandingan," ujar Buijs, suaranya terdengar kesal.

"Tapi, lihat apa yang dilakukan Hubner selanjutnya sungguh bodoh."

Pelatih itu kemudian membeberkan alasan kekesalannya. Menurutnya, situasi saat itu sama sekali tidak masuk akal untuk melakukan tekel nekat.

"Dengan skor 1-3 [tertinggal], itu bukan frustrasi, karena dia baru saja masuk ke lapangan. Kalau Anda baru masuk ke lapangan, Anda tidak akan melakukan tekel seperti itu, [apalagi jaraknya masih] 60 meter dari gawang. Itu bodoh sekali," lanjutnya tegas.

Kekalahan 1-3 di kandang sendiri tentu meninggalkan rasa pahit. Di sisi lain, Buijs enggan menyalahkan nasib. Baginya, masalahnya lebih mendasar: pertahanan yang amburadul.

"Saya tak percaya nasib buruk. Saat saya lihat bagaimana kami bertahan saat gol kedua, itu tidak ada hubungannya dengan nasib buruk. Itu pertahanan kami yang buruk," cetusnya tanpa basa-basi.

Namun begitu, ada secercah penyesalan dalam nada bicaranya. Sebenarnya, timnya sempat menunjukkan geliat yang menjanjikan.

"Sungguh disayangkan hari ini karena kami punya banyak pemain yang benar-benar bersemangat dan kami punya momen di mana kami bisa menyerang Ajax, terutama di babak pertama," katanya.

Lalu, dengan tempo cepat, ia menambahkan, "Dan, kemudian dalam beberapa menit, semuanya kebobolan."

Editor: Hendra Wijaya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar