Bus ALS Terbakar di Musi Rawas Utara, Enam Orang Diduga Tewas

- Rabu, 06 Mei 2026 | 16:45 WIB
Bus ALS Terbakar di Musi Rawas Utara, Enam Orang Diduga Tewas

Kecelakaan lalu lintas kembali menelan korban jiwa di ruas Jalan Lintas Sumatera. Sebuah bus milik perusahaan Antar Lintas Sumatera (ALS) dilaporkan terbakar hebat di wilayah Kabupaten Musi Rawas Utara, Sumatera Selatan, pada Rabu siang. Peristiwa nahas itu diduga menyebabkan enam orang meninggal dunia.

Kebakaran terjadi di kawasan Simpang Danau, Kecamatan Karang Jaya, sekitar pukul 12.00 WIB. Api dengan cepat melahap seluruh badan bus hingga membuat kendaraan tersebut hangus di tengah jalan. Kepanikan sempat melanda para pengendara lain dan warga sekitar yang berada di lokasi kejadian, sehingga mereka berusaha menjauh dari titik kebakaran demi menghindari risiko ledakan atau api yang merambat.

Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan di tempat kejadian perkara. Kasat Lantas Polres Muratara, AKP M Karim, membenarkan adanya insiden tersebut. Namun, ia belum dapat memastikan penyebab pasti kebakaran maupun jumlah korban secara resmi.

"Benar, ada sebuah bus yang terbakar di Kecamatan Karang Jaya. Anggota sudah di TKP untuk penyelidikan," ujar Karim dalam keterangannya.

Sementara itu, informasi awal mengenai jumlah korban jiwa disampaikan oleh Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan Bencana BPBD Muratara, Mugono. Menurutnya, terdapat enam orang yang diduga tewas dalam peristiwa tersebut. Tim pemadam kebakaran dan petugas gabungan telah dikerahkan ke lokasi, termasuk membawa enam kantong jenazah untuk proses evakuasi.

"Informasinya ada korban jiwa, mobil damkar sudah melaju duluan, kami baru keluar. Ini baru mau melaju sambil bawa kantong mayat. Informasinya ada enam (korban tewas), kami bawak enam kantong mayat," ungkap Mugono.

Proses evakuasi dan investigasi masih terus berlangsung. Pihak berwenang masih mendalami penyebab kebakaran serta mengidentifikasi para korban. Belum ada pernyataan resmi lebih lanjut dari perusahaan otobus ALS maupun instansi terkait mengenai kronologi lengkap kecelakaan ini.

Editor: Dewi Ramadhani

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar