PT Koka Indonesia Tbk (KOKA) resmi mengantongi kontrak baru senilai Rp31,3 miliar dari PT Kalimantan Aluminium Industry (KAI), perusahaan yang merupakan bagian dari grup PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk (ADMR). Kontrak tersebut mencakup pekerjaan konstruksi dan instalasi proyek silo penyimpanan alumina.
"Perseroan memperoleh kontrak penting yaitu kontrak pekerjaan konstruksi dan instalasi proyek silo penyimpanan alumina," ujar Corporate Secretary KOKA, M. Fikri Adzkiya, dalam keterbukaan informasi, Rabu (6/5/2026).
Meski demikian, nilai kontrak tersebut masih bersifat tentatif. Angka tersebut berpotensi mengalami penyesuaian sesuai dengan kuantitas realisasi pekerjaan di lapangan. Adapun jangka waktu pelaksanaan pekerjaan berdasarkan kontrak adalah 181 hari.
Manajemen KOKA meyakini kontrak anyar ini akan berdampak positif terhadap kinerja keuangan perseroan. "Secara keuangan, kontrak ini membawa dampak positif bagi keuangan perseroan, karena akan meningkatkan pendapatan perseroan dan juga berdampak positif terhadap kelangsungan usaha perseroan," kata Fikri.
Sementara itu, KAI merupakan entitas usaha ADMR yang bergerak di bidang pengolahan aluminium. ADMR tercatat memiliki 65 persen saham KAI melalui anak usahanya, PT Alamtri Indo Aluminium. Sisanya dikuasai oleh Aumay Mining Pte Ltd asal Singapura sebesar 22,5 persen dan PT Cita Mineral Investindo Tbk (CITA) sebesar 12,5 persen.
Artikel Terkait
Fore dan Ramayana Gelar RUPST Hari Ini, Bahas Laporan Keuangan dan Dividen
Pemerintah Bantah Adanya Titipan dan Kecurangan dalam Rekrutmen Kopdes Merah Putih yang Diikuti 639 Ribu Pelamar
Lautan Luas Bagikan Dividen Rp45,4 Miliar, Turun 31 Persen dari Tahun Sebelumnya
Harga Emas Diprediksi Tembus Rp2,9 Juta per Gram Jika Ketegangan Geopolitik Global Berlanjut