Jeremy Doku Tinggalkan Piala Dunia 2026 demi Kelahiran Anak, L'Equipe Minta Maaf

- Selasa, 23 Juni 2026 | 16:16 WIB
Jeremy Doku Tinggalkan Piala Dunia 2026 demi Kelahiran Anak, L'Equipe Minta Maaf

Pemain sayap Manchester City dan Timnas Belgia, Jeremy Doku, mengambil keputusan langka di tengah gelaran Piala Dunia 2026. Ia memilih meninggalkan skuad untuk mendampingi sang istri, Shireen, yang melahirkan anak pertama mereka pada Senin (22/6/2026) di London.

Keputusan Besar di Tengah Piala Dunia

Doku meninggalkan pemusatan latihan Belgia setelah menerima kabar bahwa proses persalinan istrinya sudah dekat. Federasi Sepak Bola Belgia mengonfirmasi bahwa pemain berusia 24 tahun itu kembali ke London tepat waktu untuk menyambut kelahiran putranya yang diberi nama Praise.

"Jeremy mendapat kabar sebelum pertandingan kemarin bahwa kelahiran sudah dekat," ujar dokter tim, Brahim Hacene, dalam pernyataan resmi yang dikutip dari The Guardian. "Semuanya berjalan sempurna. Ibu, ayah, dan bayi dalam kondisi sangat baik."

Dokter Hacene menambahkan bahwa Doku akan kembali bergabung dengan skuad Belgia pada Selasa (23/6/2026) malam di Seattle untuk persiapan laga berikutnya di Piala Dunia 2026.

Keputusan ini cukup berani mengingat Belgia tengah bersaing di fase grup turnamen paling bergengsi sepak bola dunia tersebut. Sebelumnya, Belgia bermain imbang 1-1 melawan Mesir di laga pembuka Grup G.

Komentar Kontroversial Picu Perdebatan

Keputusan Doku menuai sorotan setelah komentar pedas dari presenter L’Equipe, France Pierron, pada Jumat (19/6/2026). Pierron menyebut bahwa “ratusan pemain sepak bola akan rela membunuh” untuk bermain di posisi Doku di Piala Dunia.

"Kamu sedang menjalani mimpi masa kecil, tapi kamu akan meninggalkan semuanya untuk menghadiri kelahiran anakmu—momen yang menjijikkan, jika Anda memaafkan ungkapan itu, di mana seorang ayah benar-benar tidak berguna. Dia hanya memegang tanganmu dan berfoto," ujar Pierron dikutip dari The Guardian.

Tak hanya itu, salah satu mantan pelatih muda Doku, Peter Janssens, juga mengkritik keputusan sang pemain. "Kedengarannya memang keras, tetapi jika kamu sudah memilih untuk berada di sana, kamu sudah memilih untuk bermain. Bayinya tetap akan ada nanti," kata Janssens kepada VRT.

Mantan pemain internasional Belgia, Gert Verheyen, juga terlihat mencemooh keputusan Doku dengan menanyakan apa yang akan ia lakukan saat istrinya melahirkan. "Satu-satunya yang bisa kamu katakan adalah: ‘Kamu hebat, teruslah berusaha,’" ujarnya menirukan.

Gelombang Dukungan untuk Doku

Kompeten Pierron dengan cepat menuai kritik luas dari berbagai kalangan sepak bola dunia. Content creator Caroline Salame, yang pernah bermain untuk Kanada di Piala Dunia U-17, memberikan tanggapan pedas. "Malu pada Anda. Sebagai seseorang yang pernah bermain di Piala Dunia dan juga melahirkan, izinkan saya mengatakan ini: hal tersulit yang pernah saya lakukan dalam hidup ini—dan hal yang paling saya banggakan—adalah melahirkan bayi saya," tulisnya.

Rekan komentator Pierron, petinju pensiunan Brahim Asloum, peraih medali emas kelas light-flyweight Olimpiade Sydney 2000, juga membela Doku. "Bayi adalah seluruh hidupmu. Piala Dunia akan berakhir ketika sudah berakhir," ujar Asloum.

Jeremy Davies dari Fatherhood Institute di Inggris menilai respons publik terhadap keputusan Doku mencerminkan kegagalan pemahaman masyarakat modern. "Saya pikir ini konyol bahwa kita masih mempermasalahkan ketika pria ingin melakukan hal paling dasar yang bisa dibayangkan, yaitu hadir saat bayinya lahir," kata Davies.

Davies mendeskripsikan Doku sebagai contoh yang menyegarkan. "Kamu bisa menjadi pria yang lembut dan penuh cinta sekaligus pemain tangguh di lapangan," tambahnya.

L’Equipe Minta Maaf

Pierron akhirnya tampil di media sosial untuk meminta maaf. "Pernyataan ini sepenuhnya milik saya pribadi dan sama sekali tidak mencerminkan posisi kolektif. Saya paham bahwa pernyataan itu mungkin mengejutkan, menyinggung, atau menyakiti beberapa dari Anda, dan saya minta maaf untuk itu," tulis Pierron.

L’Equipe dalam pernyataan resmi pada Minggu (21/6/2026) menjauhkan diri dari komentar Pierron yang dinilai telah mengejutkan banyak pemirsa. Media olahraga Prancis itu meminta maaf kepada Doku dan seluruh audiensnya. Pierron dilaporkan akan tetap off-air hingga akhir musim acaranya pada 3 Juli 2026.

Sementara itu, Doku kini telah kembali menjadi seorang ayah dan bersiap bergabung kembali dengan rekan-rekannya di Seattle. Timnas Belgia akan melanjutkan perjuangan di Piala Dunia 2026 dengan laga krusial melawan Selandia Baru pada pertandingan kedua grup.

Editor: Redaksi MuriaNetwork

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar