Duel sengit bakal tersaji di Grup I Piala Dunia 2026 saat tim nasional Norwegia bersiap menghadapi Senegal pada laga kedua fase grup, sebuah pertandingan yang akan menjadi penentu perebutan tiket menuju babak 32 besar.
Norwegia menatap laga ini dengan kepercayaan diri berlipat setelah menggilas Irak 4-1 pada laga pembuka. Hasil impresif tersebut tidak hanya menandai kemenangan perdana tim berjuluk Løvene (Singa) di putaran final Piala Dunia sejak tahun 1998, tetapi juga menjadi panggung unjuk gigi bagi Erling Haaland yang langsung mengemas dua gol pada debutnya di turnamen akbar ini. Kemenangan telak itu mengantarkan Norwegia ke puncak klasemen sementara Grup I berkat keunggulan selisih gol atas Prancis, yang sebelumnya juga mengamankan tiga poin usai menundukkan Senegal 3-1 di laga perdana.
Tren positif ini sekaligus memperpanjang rekor tak terkalahkan Norwegia menjadi empat pertandingan beruntun dan memvalidasi status mereka sebagai juara Grup I zona UEFA pada babak kualifikasi Piala Dunia 2026. Armada Ståle Solbakken melenggang ke putaran final dengan catatan tak terkalahkan dalam delapan laga kualifikasi, sangat produktif dengan menggelontorkan 37 gol dan hanya kebobolan lima gol (selisih gol 32). Haaland tampil sebagai poros kekuatan utama lewat sumbangan 16 golnya selama babak kualifikasi.
Meski demikian, Ståle Solbakken enggan jemawa. Pelatih tim yang kini menduduki peringkat 27 FIFA tetap mengimbau untuk berhati-hati menghadapi Senegal dengan memberikan fokus terhadap Sadio Mane.
“Mereka adalah tim yang cepat dan berkualitas, dan kami harus siap menghadapinya, terutama dalam mengawal pemain sayap mereka serta mewaspadai serangan balik,” ujar Solbakken kepada wartawan menjelang pertandingan.
Di kubu lawan, Senegal datang dalam posisi yang jauh lebih tertekan. Tim peringkat 17 FIFA tersebut mengawali turnamen dengan kekalahan 1-3 dari Prancis, yang membuat mereka gagal meraih kemenangan dalam tiga laga terakhir di semua ajang. Hasil minor tersebut memaksa Singa Teranga untuk mengamankan poin dalam laga kontra Norwegia ini, atau berharap Irak kalah melawan Prancis dalam laga nanti malam dan Singa Mesopotamia pada laga pamungkas pekan depan agar lolos ke fase gugur.
Datang ke laga ini, pelatih Senegal, Pape Thiaw, menegaskan bahwa timnya tidak hanya memikirkan cara menghentikan Haaland secara individual.
“Ketika menghadapi Haaland, kami harus sangat waspada. Namun, yang terpenting adalah bagaimana kami menghentikan tim Norwegia secara keseluruhan,” ujar Thiaw, meskipun Haaland tetaplah ancaman utama yang nyata.
Pertandingan ini dijadwalkan berlangsung pada Selasa, 23 Juni 2026, dengan waktu kickoff pukul 07.00 WIB. Laga akan digelar di New York/New Jersey Stadium atau MetLife Stadium, East Rutherford, New Jersey, Amerika Serikat, dengan wasit Wilton Sampaio asal Brasil yang akan memimpin jalannya pertandingan. Para pencinta sepak bola di Tanah Air yang ingin menyaksikan jalannya pertandingan krusial ini dapat memantau siaran langsung melalui TVRI Nasional, serta layanan live streaming MAXStream dan FolaPlay.
Terkait kondisi kesiapan skuad, Norwegia sempat diragukan bisa tampil dengan kekuatan penuh di lini belakang usai laga kontra Irak. David Møller Wolfe sempat ditarik keluar pada menit ke-73, sedangkan Julian Ryerson mengeluhkan kelelahan otot. Untungnya, proses pemulihan kedua bek tersebut berjalan cepat sehingga mereka diperkirakan siap tampil sejak menit awal. Di pihak lawan, pelatih Pape Thiaw bisa bernapas lega karena seluruh anggota pasukannya dalam kondisi bugar sepenuhnya, termasuk sang penyerang andalan, Sadio Mane, yang menjadi perhatian khusus bagi barisan pertahanan Norwegia.
“Sadio Mane adalah pemain luar biasa, tetapi hal terpenting bagi kami adalah menjaga identitas permainan sendiri dan fokus melakukan apa yang paling baik kami kuasai,” tutur Solbakken.
Kedua negara tercatat baru sekali berhadapan di panggung internasional level senior. Momen itu terjadi dalam laga persahabatan dua dekade silam yang dimenangkan oleh wakil Afrika tersebut. Rekor pertemuan Norwegia versus Senegal hanya tercatat satu kali, yakni pada 2 Maret 2006 saat Norwegia kalah 1-2 dari Senegal. Walau Senegal memiliki keunggulan sejarah, peta kekuatan saat ini sudah berubah total. Norwegia kini diperkuat generasi emas di bawah kepemimpinan Haaland dan Ødegaard, sedangkan Senegal mengandalkan kombinasi pemain berpengalaman seperti Mane, Koulibaly, dan Mendy.
Apabila berhasil mengamankan poin penuh dalam laga ini, Norwegia dipastikan mengunci posisi dua teratas di klasemen Grup I sekaligus mengamankan tiket menuju fase gugur.
Artikel Terkait
Berkas Perkara Roy Suryo dan Dokter Tifa soal Tuduhan Ijazah Palsu Jokowi Dilimpahkan ke PN Jakarta Timur
PMI Jakarta Pusat Gelar Jumbara dan Jumtek, 1.725 Anggota PMR Dibekali Karakter Tanggap Darurat
KPK Limpahkan Berkas Tiga Eks Pejabat Bea Cukai ke Pengadilan, Terima Suap dan Gratifikasi Rp71 Miliar
Portugal vs Uzbekistan di Piala Dunia 2026: Duel Hidup Mati Perebutkan Kemenangan Perdana di Grup K