Hujan deras yang mengguyur Jakarta kemarin sore ternyata tak main-main. Akibatnya, sejumlah ruas jalan di Jakarta Utara tak bisa lagi dilalui, berubah menjadi genangan air yang cukup parah. Kawasan seperti Jalan Jembatan Tiga dan Boulevard Raya Kelapa Gading pun tak luput, ikut terendam.
Bahkan, situasinya lebih buruk di beberapa titik. Di Pademangan Timur, misalnya, air tak cuma memenuhi jalan. Banjir itu merembes masuk ke dalam rumah-rumah warga, memaksa ratusan orang untuk angkat kaki. Laporan yang ada menyebutkan, sedikitnya 458 jiwa terpaksa mengungsi meninggalkan rumah mereka.
Menurut Wali Kota Jakarta Utara, Hendra Hidayat, penyebab utamanya jelas: curah hujan yang luar biasa tinggi. Dia menyebut angka-angka yang cukup mencengangkan.
"Intensitas hujan ini bisa dikatakan ekstrem," ujar Hendra, saat berbincang dengan para wartawan pada Selasa (13/1/2026).
Dia memaparkan, pada Senin siang pukul 13.00 WIB, alat pencatat hujan di Stasiun Kamal mencatat intensitas 192 mm. Sementara itu, di Stasiun Koja, angkanya tak jauh beda, yakni 178 mm. Curah hujan sebanyak itu, dalam waktu yang relatif singkat, tentu saja membuat sistem drainase kewalahan.
Artikel Terkait
Netanyahu Klaim Khamenei Tewas dalam Serangan, Iran Bantah
BGN Tutup 47 Dapur Makanan Gratis Ramadan karena Tak Penuhi Standar Mutu
Iran Balas Serangan Israel dengan Luncurkan Rudal, Sirene Peringatan Berbunyi
Presiden Prabowo Sampaikan Harapan Damai dan Optimisme di Perayaan Imlek Nasional