Malam Minggu di Rumpin, Bogor, diwarnai operasi pencarian yang mendesak. Seorang pekerja renovasi Jembatan Leuwiranji, Prangki (25), dilaporkan jatuh ke aliran Sungai Cisadane. Menurut keterangan, ia terpeleset saat sedang memeriksa kondisi baut di struktur jembatan.
Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor, Muhamad Adam Hamdani, mengonfirmasi kejadian ini.
"Korban sedang melakukan pengecekan baut-baut, tiba-tiba terpeleset lalu jatuh ke sungai. Kejadiannya sekitar pukul 20.00 WIB tadi," jelas Adam, Minggu (1/2/2026) malam.
Hingga berita ini diturunkan, nasib Prangki masih belum jelas. Tim gabungan yang melibatkan BPBD, Damkar, dan Forkopimcam setempat sudah bergerak cepat ke lokasi untuk melakukan penyisiran. Namun begitu, hasilnya masih nihil. Pencarian terus dilanjutkan di tengah gelapnya malam.
Jembatan Leuwiranji sendiri bukan sembarang akses. Ia jadi penghubung vital antara Kecamatan Rumpin dan Gunungsindur. Sejak pertengahan Desember tahun lalu, jembatan ini ditutup total untuk menjalani proses renovasi menyeluruh. Rencananya, pekerjaan yang menelan anggaran Rp 4,8 miliar ini baru akan berakhir pada akhir Januari 2026.
Sekretaris DPUPR Kabupaten Bogor, Gantara Lenggana, sebelumnya telah mengimbau masyarakat untuk mencari jalur alternatif.
"Pengawasan kami lakukan penuh untuk memastikan mutu pekerjaan. Tujuannya jelas, untuk keamanan dan kenyamanan semua," ungkap Gantara dalam pernyataan Sabtu (13/12/2025).
Sayangnya, di balik niat perbaikan untuk keselamatan itu, malapetaka justru menimpa salah satu pelaksananya. Suara deras Cisadane kini menggantikan bunyi mesin proyek, menyelimuti lokasi dengan ketegangan yang mencekam.
Artikel Terkait
200 Ribu Buruh Diprediksi Padati Monas dalam Perayaan May Day 2026
Bareskrim Gagalkan Peredaran 18 Kg Sabu Jaringan Malaysia-Indonesia, Tiga Tersangka Ditangkap
Kebakaran Apartemen di Tanjung Duren, 110 Personel Damkar Dikerahkan
Pemerintah Percepat Penertiban Perlintasan Sebidang Usai Kecelakaan KA di Bekasi