Setelah tiga tahun berturut-turut merosot, akhirnya ada angin segar untuk industri besar China. Pada 2025, keuntungan mereka kembali menunjukkan tren positif. Ini bukan sekadar kenaikan kecil, tapi sebuah pembalikan situasi yang cukup signifikan.
Menurut data yang dirilis Xinhua, Minggu (1/2/2026), pertumbuhan itu didorong kuat oleh sektor-sektor baru. Manufaktur peralatan dan teknologi tinggi disebut-sebut sebagai lokomotif utamanya. Mereka yang menjadi penyelamat di tengah ketidakpastian ekonomi global.
Secara angka, keuntungan perusahaan industri besar China naik 0,6 persen year-on-year. Angkanya mencapai hampir 7,4 triliun yuan. Kalau dirupiahkan, itu setara dengan Rp18.000 triliun. Jumlah yang fantastis, bukan?
Ngomong-ngomong, yang dimaksud perusahaan industri besar di sini punya definisi khusus. Mereka adalah perusahaan dengan pendapatan bisnis utama tahunan minimal 20 juta yuan. Jadi, data ini memang mewakili para pemain utama di lapangan.
Artikel Terkait
Maarten Paes Resmi Jadi Penjaga Gawang Ajax, Kontrak Hingga 2029
EV Tembus 13 Persen, BYD Pacu Geliat Kendaraan Listrik di Indonesia
JK: Dewan Perdamaian Trump Hanya Bisa Hentikan Perang, Bukan Ciptakan Damai
Iran Ingatkan Trump: Invasi Afghanistan dan Irak Adalah Pelajaran Mahal yang Tak Boleh Terulang