TEL AVIV Akhirnya, jenazah sandera Israel terakhir berhasil ditemukan di Gaza. Militer Israel mengonfirmasi identitasnya sebagai Sersan Satu Ran Gvili, Minggu lalu. Identifikasi itu, kata mereka, dilakukan lewat pemeriksaan DNA yang ketat.
Menariknya, informasi awal soal lokasi jenazah justru datang dari Hamas. Mereka memberi tahu posisi terakhir Gvili. Pasukan Israel lalu bergerak, dan menemukan jenazah itu terkubur di bawah reruntuhan bangunan. Ironisnya, bangunan itu hancur akibat serangan Israel sendiri.
Setelah proses forensik rampung, jenazah Gvili pun dikembalikan kepada keluarganya untuk dimakamkan.
“Setelah selesainya proses identifikasi oleh Institut Kedokteran Forensik Nasional, bekerja sama dengan Kepolisian Israel dan Rabbinat Militer, perwakilan IDF memberi tahu keluarga sandera yang meninggal, Sersan Satu Ran Gvili, orang yang mereka cintai telah diidentifikasi dan akan dikembalikan untuk dimakamkan,” begitu bunyi pernyataan resmi IDF, Selasa kemarin.
Artikel Terkait
Menteri HAM Kecam Keras Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS
AladinTravel Tawarkan Solusi Sewa Mobil dan Rencana Perjalanan Dinas Terintegrasi
Prabowo Pelajari Opsi Penghematan Energi, Termasuk WFH hingga Potong Gaji Pejabat
Mentan Zulhas Pastikan Konflik Timur Tengah Tak Pengaruhi Ketahanan Pangan Nasional