TEL AVIV Akhirnya, jenazah sandera Israel terakhir berhasil ditemukan di Gaza. Militer Israel mengonfirmasi identitasnya sebagai Sersan Satu Ran Gvili, Minggu lalu. Identifikasi itu, kata mereka, dilakukan lewat pemeriksaan DNA yang ketat.
Menariknya, informasi awal soal lokasi jenazah justru datang dari Hamas. Mereka memberi tahu posisi terakhir Gvili. Pasukan Israel lalu bergerak, dan menemukan jenazah itu terkubur di bawah reruntuhan bangunan. Ironisnya, bangunan itu hancur akibat serangan Israel sendiri.
Setelah proses forensik rampung, jenazah Gvili pun dikembalikan kepada keluarganya untuk dimakamkan.
“Setelah selesainya proses identifikasi oleh Institut Kedokteran Forensik Nasional, bekerja sama dengan Kepolisian Israel dan Rabbinat Militer, perwakilan IDF memberi tahu keluarga sandera yang meninggal, Sersan Satu Ran Gvili, orang yang mereka cintai telah diidentifikasi dan akan dikembalikan untuk dimakamkan,” begitu bunyi pernyataan resmi IDF, Selasa kemarin.
Artikel Terkait
Veloz Hybrid Cetak 4.000 Pesanan, Toyota Siapkan Tiga Model Baru di IIMS
Toyota Indonesia Waspadai Tarif, Ekspor ke Venezuela Tetap Lancar
Gaikindo Belum Berani Tancap Gas, Target Penjualan Mobil 2026 Masih Mengambang
Nadiem Sindir Tudingan Mufakat Jahat: Saya Lebih Sering Ketemu Microsoft daripada Google