Kabar mengejutkan datang dari Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS). Tujuh pemain naturalisasi Timnas Malaysia yang sebelumnya dihukum FIFA, akhirnya diizinkan kembali turun ke lapangan. Izin ini bersifat sementara, menunggu keputusan final dari CAS nanti. Intinya, hukuman larangan bermain selama setahun itu ditangguhkan dulu.
Federasi Sepakbola Malaysia (FAM) langsung mengeluarkan pernyataan resmi. “FAM menginformasikan CAS mengabulkan permohonan pengangguhan pelaksanaan yang diajukan kepada tujuh pemain tim nasional, yakni Facundo Garces, Rodrigo Holgado, Imanol Machuca, Joao Figueiredo, Gabriel Palmero, Jon Irazabal, dan Hector Hevel,” begitu bunyi rilis mereka, Selasa (27/1/2026).
Artinya apa? Untuk sementara waktu, larangan total bermain sepakbola yang dijatuhkan FIFA kepada ketujuh pemain itu dicabut. Mereka bisa kembali berlatih, bertanding, dan menjalani aktivitas normal sebagai pesepakbola. Semua itu berlaku sampai CAS memutuskan hasil banding secara definitif.
Ini tentu jadi angin segar setelah sebelumnya FIFA memberikan hukuman yang cukup berat. Bukan cuma soal denda. FIFA juga menjatuhkan sanksi larangan bermain satu tahun bagi Figueiredo dan kawan-kawan di semua level kompetisi. Parahnya lagi, tiga pertandingan Malaysia melawan Singapura, Palestina, dan Cape Verde dinyatakan kalah WO 0-3 oleh FIFA. Alasannya, saat laga-laga itu digelar, Malaysia menurunkan pemain-pemain yang status kewarganegaraannya dipertanyakan.
Artikel Terkait
Toyota Indonesia Waspadai Tarif, Ekspor ke Venezuela Tetap Lancar
Jenazah Sandera Terakhir Ditemukan, Janji Netanyahu Soal Rafah Masih Menggantung
Gaikindo Belum Berani Tancap Gas, Target Penjualan Mobil 2026 Masih Mengambang
Nadiem Sindir Tudingan Mufakat Jahat: Saya Lebih Sering Ketemu Microsoft daripada Google