BONDOWOSO - Bayangkan ini: seorang ibu membuka bekal anaknya, lalu mengabadikan isinya dengan ponsel. Bisa jadi itu menu yang lezat dan bergizi, atau justru sebaliknya. Nah, Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik Sudaryati Deyang, justru membuka pintu lebar-lebar untuk hal semacam itu. Ia mempersilakan siapa saja orang tua, guru, atau warga untuk mengunggah foto maupun video menu Makan Bergizi Gratis (MBG) ke media sosial. Tak peduli itu menu bagus, bermasalah, atau bahkan yang nilainya dianggap tak sesuai anggaran Rp10.000 per porsi.
“Saya tidak pernah melarang orang tua siswa, guru, atau siapa pun untuk mengunggah menu MBG,” tegas Nanik.
Pernyataan itu ia sampaikan dalam sebuah acara koordinasi di Bondowoso, Senin lalu. Acara yang juga dihadiri Bupati Bondowoso, RKH Abdul Wahid Hamid, itu mengumpulkan banyak pihak terkait, dari Forkompimda hingga para kepala Sentra Pemberian Pangan Gizi (SPPG).
Menariknya, Nanik tak sekadar mengizinkan. Ia bahkan menganjurkan agar unggahan itu dilengkapi keterangan yang rinci. Kapan waktu makannya, di sekolah mana, dan dari SPPG mana hidangan itu berasal. Menurutnya, data detil ini bukan untuk mencari kambing hitam.
“Justru sangat penting,” ujarnya. “Agar BGN, bersama kementerian dan lembaga lain, bisa cepat melacak, memastikan fakta di lapangan, dan mencegah hal-hal yang tidak kita inginkan.”
Artikel Terkait
Polri Tetap di Bawah Presiden, Wacana Jadi Kementerian Ditolak
Diskon Hotel Mister Aladin Sampai Rp100.000, Rencanakan Liburan 2026 dari Sekarang
Thomas Djiwandono Tegaskan: Sinergi Fiskal-Moneter Fokus pada Pertumbuhan, Bukan Lagi Burden Sharing
Prabowo Panggil Sjafrie Cs ke Hambalang, Minta Laporan Kondisi Tanah Air